Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi pendukung utama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTB dan NTT pada Selasa (23/06/2026). Komitmen ini mencakup penyediaan sarana pertandingan, transportasi, serta akomodasi guna menjamin kelancaran ajang tersebut.
Langkah ini diambil guna menyukseskan pesta olahraga sesuai arahan Presiden setelah melalui rapat koordinasi bersama Kemenpora di Jakarta. Jakarta menawarkan 36 arena pusat dan 220 fasilitas daerah yang tersebar di lima wilayah kota administrasi sebagai penunjang teknis.
Persiapan matang dianggap krusial agar pelaksanaan tidak meleset dari target dan visi nasional yang telah ditentukan.
“Berdasarkan pengalaman yang lalu, penyelenggaraan PON ini kalau tidak dipersiapkan secara baik maka jangan sampai kemudian apa yang menjadi arahan Bapak Presiden tidak bisa kita jalankan,” ujar Pramono.
Jakarta menegaskan tidak akan mengintervensi penentuan cabang olahraga maupun lokasi pertandingan di wilayah NTT dan NTB.
“Pelaksanaannya sepenuhnya kewenangan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Baik pertandingannya apa dan bagaimana, termasuk penetapan lokasi pertandingan apakah di NTT, di NTB, dan sebagainya, sepenuhnya kami tidak ikut campur,” jelasnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


