Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kinerja ekspor di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tetap menunjukkan pertumbuhan sepanjang 2025.
Nilai ekspor Provinsi Aceh pada November 2025 tercatat 58,28 juta dolar AS atau tumbuh 20,16 persen secara bulanan, kemudian meningkat menjadi 59,60 juta dolar AS pada Desember 2025 atau naik 2,42 persen.
“Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun bencana alam berdampak pada distribusi dan logistik di sejumlah wilayah, secara agregat ekspornya Aceh mampu pulih relatif cepat,” ujar Budi.
Di Provinsi Sumatera Barat, ekspor sepanjang 2025 tumbuh 27,64 persen secara tahunan dari 2,18 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 2,78 miliar dolar AS pada 2025. Meski sempat turun 52,56 persen pada November 2025, ekspor Sumbar melonjak 174,15 persen pada Desember 2025.
“Perbedaan pola ini menegaskan, bencana alam menjadi faktor utama yang memperdalam pelemahan ekspor pada November 2025,” jelasnya.
Sementara itu, ekspor Provinsi Sumatera Utara mencapai 12,56 miliar dolar AS sepanjang 2025 atau tumbuh 17,84 persen dibandingkan 2024. Setelah turun 25,98 persen pada November, kinerja ekspor kembali naik 18,89 persen pada Desember 2025.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


