Indonesia menargetkan penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor. Dalam rapat terbatas di Hambalang, Prabowo Subianto menyebutkan soal pentingnya membangun industri chip sebagai fondasi masa depan teknologi tinggi di Indonesia. Sektor otomotif dan elektronik ke depan akan sangat bergantung pada ketersediaan komponen ini, terutama untuk kendaraan listrik dan perangkat digital cerdas.
Indonesia memiliki peluang besar karena cadangan bahan baku seperti pasir kuarsa yang melimpah sehingga pengolahan silikon sebagai bahan utama chip bisa dilakukan di dalam negeri. Amerika Serikat juga tercatat memiliki rencana untuk bekerja sama membangun ekosistem semikonduktor ini.
“Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Meski memiliki potensi bahan baku yang besar, tantangan utama terletak pada keterbatasan sumber daya manusia serta infrastruktur teknologi. Pemerintah kini tengah menyiapkan ekosistem yang mumpuni agar semikonduktor yang sering disebut sebagai minyak bumi baru dapat tergarap optimal.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


