Perusahaan kedirgantaraan global, Boeing, bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi meluncurkan program BUILD Indonesia 2026 guna menjaring talenta muda berbakat yang mampu mengembangkan inovasi di bidang teknologi kedirgantaraan dan pertahanan di tanah air.
Para peserta akan dibekali dengan berbagai keterampilan teknis, jaringan profesional, serta perspektif global. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem teknologi Indonesia sekaligus memberikan kontribusi industri penerbangan.
Program BUILD Indonesia menyediakan platform bagi mahasiswa, lulusan baru, hingga pendiri startup tahap awal untuk memvalidasi ide-ide inovatif mereka. Pengembangan solusi diarahkan pada teknologi yang mendukung keberlanjutan serta memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.
“Inisiatif ini memberikan platform berharga bagi mahasiswa dan inovator tahap awal untuk mengembangkan solusi berdampak di bidang kedirgantaraan,” ujar Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara, Selasa (5/5).
Rangkaian kegiatan BUILD Indonesia dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga September 2026. Selama periode tersebut, peserta akan mengikuti model pembelajaran berbasis pengalaman yang mencakup lokakarya, sesi mentoring bersama ahli dari Boeing, bootcamp, hingga dukungan inkubasi ide.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pengembangan, tiga tim terbaik akan menerima total pendanaan sebesar 12.500 dolar AS atau setara dengan Rp217 juta. Selain bantuan finansial, pemenang juga akan mendapatkan dukungan inkubasi selama enam bulan di lingkungan kampus ITB untuk mematangkan ide mereka.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


