Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Institut français d’Indonésie (IFI) membuka pendaftaran beasiswa jenjang Doktor (S3) di Prancis untuk tahun akademik 2026.
Program ini menawarkan 43 pilihan bidang studi yang tersebar di 15 kampus dan institusi riset di Prancis.
Masa pendaftaran berlangsung hingga 18 Mei 2026 melalui laman resmi IFI. Selain memberikan akses ke lingkungan riset internasional, program ini mencakup pembiayaan penuh yang diberikan untuk mendukung kelancaran studi mahasiswa Indonesia selama berada di Prancis.
Komponen beasiswa yang ditawarkan sangat komprehensif, mencakup biaya kuliah (tuition fee), dana pendaftaran, serta tunjangan buku.
Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan dukungan biaya hidup bulanan, tiket transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, biaya visa, hingga tunjangan keluarga serta dukungan ilmiah untuk penyelesaian tesis dan biaya lingkungan riset.
Persyaratan utama bagi pelamar adalah warga negara Indonesia dengan usia maksimal 47 tahun per 31 Desember 2026.
Calon peserta wajib telah menyelesaikan studi Magister (S2) dengan IPK minimal 3,25 dari skala 4,00. Selain itu, kemampuan bahasa asing menjadi syarat mutlak dengan skor minimal TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, atau sertifikat DELF B2 yang berlaku seumur hidup.
Beberapa universitas ternama yang terlibat dalam program ini antara lain Sorbonne Université, Université de Bordeaux, Université Paris Cité, hingga Université de Strasbourg.
Program studi yang ditawarkan sangat beragam, mencakup ilmu lingkungan, fisika dan kimia material, matematika, teknik sistem, hingga hukum dan kesehatan masyarakat.
Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi administrasi hingga pertengahan Juni, diikuti dengan pengajuan sanggah, dan diakhiri dengan seleksi substansi pada akhir Juni hingga awal Juli.
Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 10 Juli 2026, sehingga para penerima beasiswa dapat memulai masa perkuliahan paling cepat pada September 2026.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


