BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat sosialisasi akses hunian layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui program KORPRI Menyapa, pemerintah memperkenalkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan KUR Perumahan dengan cicilan kompetitif.
Langkah ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah untuk membantu ASN memiliki hunian pertama yang terjangkau. Dengan skema yang ditawarkan, beban pengeluaran untuk tempat tinggal diharapkan menjadi lebih ringan sehingga meningkatkan kesejahteraan para abdi negara.
"Kami menyediakan skema pembiayaan dengan angsuran yang terjangkau agar memudahkan ASN memiliki rumah. Dengan angsuran mulai dari sekitar Rp1 juta per bulan, ASN sudah dapat memiliki rumah pertama," jelas Deputi Komisioner BP Tapera Sugiyarto.
Selain pembiayaan rumah baru, BP Tapera juga fokus pada Skema Pengembalian Tabungan bagi ASN senior. Dana titipan dari potongan gaji hingga Juli 2020 senilai Rp65 miliar telah disiapkan untuk dikembalikan kepada yang berhak. Para anggota KORPRI diimbau melakukan pembaruan data secara mandiri agar proses administrasi pengembalian dana tersebut berjalan lancar tanpa kendala.
Sinergi antara KORPRI dan sektor perbankan menargetkan penyediaan satu juta unit rumah bagi para anggota. Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap aset perumahan subsidi dapat tersalurkan secara tepat sasaran bagi pelayan publik. Ketersediaan hunian yang terjamin diharapkan mampu mendukung kinerja ASN dalam menjalankan tugas di seluruh penjuru tanah air.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


