Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat lonjakan pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026.
Secara kumulatif dari H-8 hingga H-1, tercatat sebanyak 10.003.583 orang telah melakukan perjalanan mudik menggunakan moda transportasi umum di seluruh Indonesia, naik 9,23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, memerinci bahwa moda perkeretaapian menjadi yang paling diminati dengan total 2.981.945 penumpang, disusul oleh moda penyeberangan dan angkutan udara.
Meskipun kereta api mendominasi jumlah penumpang dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 98,90%, kenaikan persentase tertinggi justru terjadi pada sektor penyeberangan yang tumbuh 14,78%.
Selain angkutan umum, arus kendaraan pribadi juga mencatatkan volume tinggi dengan lebih dari 117 ribu unit meninggalkan Jakarta melalui gerbang tol utama pada H-1.
Menyongsong berakhirnya masa libur Idulfitri, pemerintah kini mengalihkan fokus pada pengaturan arus balik guna menghindari penumpukan kendaraan dan penumpang yang diprediksi segera mencapai titik tertingginya.
"Masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman," ujar Titis.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


