peanut ball cara sederhana bantu ibu redakan nyeri saat melahirkan - News | Good News From Indonesia 2026

Peanut Ball, Cara Sederhana Bantu Ibu Hamil Redakan Nyeri saat Melahirkan

Peanut Ball, Cara Sederhana Bantu Ibu Hamil Redakan Nyeri saat Melahirkan
images info

Peanut Ball, Cara Sederhana Bantu Ibu Redakan Nyeri saat Melahirkan |Travis Air Force Base | Heide Couch


Nyeri saat melahirkan kerap jadi momok besar bagi banyak ibu hamil. Hampir semua ibu bersalin di Indonesia melaporkan mengalami nyeri dengan intensitas yang berat.

Meski begitu, persalinan normal tetap mendominasi pilihan ibu di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dilansir GoodStats, sekitar 73,2% ibu di Indonesia memilih melahirkan secara normal karena ingin menghindari risiko operasi serta mempercepat proses pemulihan, sementara 25,9% sisanya memilih caesar.

Sebagian ibu memilih persalinan caesar karena kondisi medis tertentu atau rekomendasi dokter, namun ada pula yang memilihnya demi menghindari rasa sakit saat melahirkan normal. Rasa sakit tersebut muncul dari kontraksi otot rahim yang menyertai proses pembukaan jalan lahir.

Kondisi ini membuat aliran oksigen ke rahim berkurang sehingga rasa nyeri yang dirasakan semakin hebat akibat kelelahan dan kecemasan.

Selain itu, rasa nyeri yang tidak tertangani dengan baik juga berisiko memicu stres dan trauma psikologis bagi ibu, sehingga metode pereda nyeri yang aman menjadi penting bagi ibu yang tetap memilih jalan persalinan normal.

Berbagai metode nonfarmakologis pun dikembangkan untuk membantu menghadapi nyeri persalinan tanpa obat-obatan, seperti kompres hangat, aromaterapi, teknik pernapasan, hypnobirthing, hingga pijat.

Salah satu metode yang mulai banyak dibahas adalah peanut ball, bola silikon berbentuk kacang. Peanut ball digunakan dengan cara duduk di atas bola tersebut dalam posisi straddling. Posisi ini membuat bola berada di antara kedua kaki dengan posisi kaki terbuka mengapit di kedua sisinya (seperti posisi duduk mengendarai sepeda).

Kemudian, ibu bersalin menggoyangkan tubuh sambil melakukan rotasi pinggul secara perlahan untuk melancarkan pergerakan panggul.

Berbeda dari gym ball biasa, bentuk peanut ball dirancang lebih stabil sehingga memberi rasa aman saat digunakan. Bentuk ini membuat panggul lebih leluasa bergerak dan terbuka selama proses persalinan berlangsung.

baca juga

Penelitian di Balik Manfaat Peanut Ball

Manfaat peanut ball telah dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan oleh Fritria D. Anggraini dan tim dari Universitas Airlangga serta Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya pada 2024. Para ibu bersalin yang menjadi peserta penelitian diminta duduk di atas peanut ball dalam posisi straddling selama 20 menit yang diulang dua kali dengan jeda istirahat lima menit .

Tingkat nyeri mereka lalu dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan skala nyeri numerik atauNumerical Rating Scale.

Sebelum menggunakan peanut ball, sebanyak 73,3% ibu mengalami nyeri berat dan sisanya merasakan nyeri sedang. Setelah intervensi, angka yang mengalami nyeri berat turun menjadi 23,3%, sementara nyeri sedang naik menjadi 50% dan muncul kelompok nyeri ringan sebesar 26,7%.

Hasil ini menunjukkan bahwa peanut ball memiliki efektivitas dalam meredakan nyeri kontraksi pada tahap awal persalinan.

"Peanut ball membantu ibu menemukan posisi yang nyaman dan mendukung, sekaligus mengurangi ketegangan tubuh sehingga panggul lebih terbuka, kontraksi berlangsung lebih efektif, dan tekanan pada punggung serta pinggul berkurang," tulis Anggraini dan tim dalam jurnalnya yang diterbitkan di African Journal of Reproductive Health.

Selain meredakan tekanan fisik, gerakan menggunakan peanut ball dapat merangsang pelepasan hormon endorfin dalam tubuh yang berperan sebagai pereda nyeri alami sekaligus meningkatkan rasa nyaman ibu selama proses persalinan berlangsung.

baca juga

Lebih dari Sekadar Meredakan Nyeri

Peanut ball jadi pilihan yang menarik karena murah, sederhana, dan tidak memerlukan obat-obatan sama sekali. Sifatnya yang mudah diterapkan juga berpotensi memangkas ketimpangan akses kenyamanan persalinan, termasuk di fasilitas kesehatan primer dengan keterbatasan teknologi.

Selain itu, melansir laman resmi Universitas Airlangga, Mahmudah, salah satu peneliti dalam riset ini, menyebut bahwa berkurangnya nyeri dapat membantu menjaga kesehatan mental ibu hamil, meminimalkan kecemasan, sekaligus mengurangi risiko depresi pascamelahirkan yang sering luput dari perhatian.

Dan rasa aman yang muncul dari kestabilan peanut ball juga dapat membuat ibu hamil lebih percaya diri saat bergerak aktif, sehingga bisa lebih leluasa mengendalikan kenyamanan tubuhnya sendiri di setiap fase kontraksi.

Kombinasi manfaat fisik dan psikologis inilah yang membuat peanut ball layak dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan persalinan yang lebih humanis.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

HK
FN
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.