Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menyiapkan sejumlah kegiatan serta penguatan destinasi wisata untuk menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Langkah ini dilakukan guna memberikan pilihan wisata yang beragam sekaligus mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, mengakui bahwa hingga saat ini kawasan Kota Lama masih menjadi destinasi unggulan di Ibu Kota Jawa Tengah. Namun, pihaknya berupaya mengurai kepadatan pengunjung yang kerap terpusat di titik-titik tertentu, khususnya di sekitar Taman Srigunting.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan Museum Kota Lama yang berada di kawasan Bundaran Bubakan. Museum tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif tujuan wisata sekaligus sarana edukasi sejarah bagi pengunjung.
“Kita coba buat Museum Kota Lama ini menjadi wahana yang lebih menarik, salah satunya melalui program menjelajah di dalam museum,” ujar Indriyasari yang akrab disapa Iin, Kamis (12/2/2026).
Iin menyebut, hingga kini Museum Kota Lama masih ramai dikunjungi wisatawan, terutama dari kalangan pelajar. Pemerintah Kota Semarang secara aktif mendorong sekolah-sekolah untuk menjadikan museum tersebut sebagai destinasi pembelajaran sejarah Kota Semarang.
Baca Selengkapnya

