lahan bekas tambang jadi pertanian produktif kelompok tani hasilkan 15 ton jagung uQKpSN - News | Good News From Indonesia 2026

Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Produktif, Kelompok Tani Hasilkan 1,5 Ton Jagung

Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Produktif, Kelompok Tani Hasilkan 1,5 Ton Jagung
images info

BABELAKTUAL – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan bekas tambang untuk kegiatan pertanian produktif. Bersama Kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau dan Kelompok Danau Nujau Gantung, perusahaan berhasil membantu menanam jagung di kawasan tersebut.

Program penanaman jagung bersama kelompok tani dilakukan di lahan bekas tambang Kawasan Perkebunan Terintegrasi, Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Ini merupakan upaya perusahaan untuk mengoptimalkan lahan reklamasi agar kembali memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Pemanfaatan lahan bekas tambang untuk pertanian jagung dilakukan melalui pendampingan komprehensif, mulai dari dukungan sarana produksi pertanian, pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen. Sebelumnya, PT TIMAH Tbk bersama kelompok tani telah sukses mengembangkan pertanian nanas Badau di kawasan yang sama.

Ketua Kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau, Suhari, menyampaikan bahwa pada panen kali ini mereka berhasil memanen sebanyak 1,5 ton jagung. “Potensi panen sebenarnya bisa lebih tinggi, namun sebagian tanaman mengalami kerusakan akibat angin puting beliung,” ujar Suhari.

Ia menjelaskan bahwa sebelum penanaman, kelompok melakukan pengelolaan lahan secara menyeluruh agar hasil tanam lebih optimal. Pengalaman sebelumnya dalam membudidayakan nanas menjadi bekal penting dalam mengolah lahan pascatambang. “Penggunaan pupuk harus lebih banyak karena karakteristik tanah pascatambang. Persiapan lahan kami lakukan sekitar tiga minggu sebelum tanam, mulai dari pembajakan hingga pemupukan,” jelasnya.

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.