ilmu ruh dan adab paradigma baru dalam risalah frikatifisasi ilmu RGYET5 - News | Good News From Indonesia 2026

Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu

Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu
images info

Oleh : ANDRI SAFRIZAL, S.AB
Alumnus STIAPEN

RISALAH PARADIGMA
Frikatifisasi Ilmu

Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Ph.D. adalah akademisi dan intelektual publik asal Aceh yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Agama (cumlaude) di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kemudian memperoleh gelar M.A. dalam Ilmu Politik Islam di University of Malaya, serta menyelesaikan Ph.D. dalam bidang Sosiologi dan Antropologi Sosial di La Trobe University, Australia, dengan disertasi tentang Islam transnasional dan radikalisme di Asia Tenggara. Sejak 2010 ia mengajar di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum. Ia telah menerbitkan lebih dari 30 buku dan 50 artikel ilmiah internasional mengenai Islam kontemporer, etnografi politik Aceh, dan kajian agama, termasuk monograf From Islamic Revivalism to Islamic Radicalism in Southeast Asia (2015).

Buku ini tidak ditulis sebagai pernyataan akhir, melainkan sebagai sebuah ajakan awal, sebuah undangan untuk memandang ilmu dengan rasa, bukan semata-mata dengan logika. Ia mengajak pembaca untuk belajar mendengarkan, bukan hanya suara yang terdengar, tetapi juga bisikan makna yang tersembunyi; untuk berpikir tidak hanya tentang struktur pengetahuan, melainkan juga tentang tujuan keberadaannya. Melalui gagasan frikatifisasi ilmu, penulis mengundang pembaca merasakan kembali getaran spiritual dalam setiap lembar pengetahuan yang dibaca, diajarkan dan diwariskan.

Buku ini menempatkan frikatifisasi ilmu sebagai sebuah paradigma keilmuan baru yang berangkat dari kesadaran bahwa ilmu tidak hanya beroperasi melalui struktur rasional dan metodologis, tetapi juga melalui gerak batin, energi ruhani, dan intensionalitas yang membentuk proses pencarian dan pewarisan pengetahuan. Paradigma ini mengoreksi pendekatan keilmuan modern yang cenderung memisahkan ilmu dari ruh, serta menantang cara pandang yang menjadikan ilmu sebagai instrumen teknis semata.

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.