di antara ramadhan dan riuh zaman catatan kecil tentang seni yang sedang kita rawat OEb4v9 - News | Good News From Indonesia 2026

Di Antara Ramadhan dan Riuh Zaman: Catatan Kecil tentang Seni yang Sedang Kita Rawat

Di Antara Ramadhan dan Riuh Zaman: Catatan Kecil tentang Seni yang Sedang Kita Rawat
images info

Oleh: Ari Palawi
Akademisis Seni Univeristas Syiah Kuala

Ramadhan sudah memasuki minggu pertamanya. Ritme kota berubah perlahan. Orang-orang berjalan sedikit lebih pelan menjelang magrib. Percakapan terasa lebih tertahan. Ada hening yang berbeda bukan hanya karena puasa, tetapi mungkin karena kita semua sedang menyimpan banyak hal di dalam kepala.

Di luar itu, ruang publik tetap riuh. Kritik terhadap kebijakan negara terdengar di berbagai tempat. Suara mahasiswa kembali menguat. Percakapan tentang ekonomi tidak pernah benar-benar reda tentang biaya hidup yang terasa makin berat, tentang pekerjaan yang tidak selalu memberi kepastian, tentang rasa cemas yang sulit dijelaskan. Ada pula diskusi panjang mengenai penegakan hukum dan kepercayaan terhadap institusi. Sebagian orang marah. Sebagian lelah. Sebagian memilih diam.

Sebagai tenaga pendidik seni di Universitas Syiah Kuala, dan sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan situasi ini, saya sering bertanya pada diri sendiri: di tengah semua ini, apa sebenarnya peran seni?

Apakah ia sekadar jeda?
Apakah ia pelengkap?
Ataukah ia ruang untuk memproses kegelisahan yang tidak selesai di ruang-ruang lain?

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.