Pemerintah Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon bersama warga Kelurahan Panjunan kembali menggelar kerja bakti pembersihan sampah di aliran Sungai Sukalila, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah sampah terbawa arus hingga ke laut.
Sekitar 50 orang terlibat dalam aksi tersebut, terdiri dari unsur kecamatan, kelurahan, para ketua RW, serta masyarakat sekitar. Mereka bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah yang tersangkut di sungai, terutama di sekitar trash barrier yang terpasang.
Camat Lemahwungkuk, Adam Wallesa, menjelaskan bahwa pemasangan trash barrier oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) pada dasarnya memiliki tujuan baik, yakni menahan sampah agar tidak langsung mengalir ke laut. Namun, persoalan utama yang masih dihadapi adalah pengangkutan sampah yang sudah tertahan di alat tersebut.
“Ini sudah agenda kedua. Trash barrier itu maksudnya baik, supaya sampah nggak masuk ke laut. Tapi PR-nya ya sampahnya harus diangkut. Kalau nunggu kewenangan pemerintah saja capek, intinya sekarang kita butuh kepedulian bersama,” ujar Adam.
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai tidak cukup hanya dengan wacana atau slogan, melainkan harus dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Ia pun mengapresiasi keterlibatan aktif warga Panjunan yang turun langsung membersihkan Sungai Sukalila.
Baca Selengkapnya

