BERITA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman kesehatan seluruh warga binaan. Sebagai langkah preventif, pihak lapas menggelar penyuluhan kesehatan khusus mengenai pencegahan penularan Hantavirus di Lapangan Olahraga Lapas Pangkalpinang, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan pusat guna memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih, sehat, dan aman dari ancaman penyakit menular.
Hantavirus merupakan jenis virus zoonosis yang bersumber dari hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menular ke manusia. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius pada organ vital manusia seperti paru-paru, jantung, hingga ginjal.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Pangkalpinang, Indri Yudhit, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap kesehatan warga binaan, sekaligus menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.6.PK.07.03-1 tanggal 13 Mei 2026 tentang Pemasyarakatan Waspada Risiko Penularan Hantavirus.
“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah utama pencegahan penyakit, termasuk Hantavirus yang saat ini menjadi perhatian nasional,” tegas Indri.
Baca Selengkapnya

