Lima Puluh Kota, pasbana— Masyarakat Nagari Suliki Baruah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, kembali menemukan keberadaan buah Tarab, salah satu flora langka khas Nusantara yang kini semakin jarang dijumpai.
Buah yang juga dikenal dengan nama terap atau pedalai ini ditemukan tumbuh alami di kawasan perbukitan dan hutan sekunder di sekitar permukiman warga.
Tarab merupakan tanaman dari famili Moraceae, satu kelompok dengan nangka dan sukun. Secara visual, buah ini mudah dikenali dari kulitnya yang ditumbuhi rambut halus dan bentuknya yang cenderung bulat hingga lonjong. Meski sekilas mirip nangka, karakter Tarab cukup berbeda, baik dari tekstur maupun cita rasanya.


