Pernah mencicipi jenang irut? Sajian tradisional berbahan pati garut ini punya tekstur lembut dan cara membuat yang cukup sederhana. Jenang irut masih dikenal di sejumlah daerah di Indonesia, dan cukup menarik perhatian karena bahan utamanya pernah diteliti punya potensi perlindungan terhadap lambung.
Pati garut berasal dari tanaman garut (Maranta arundinacea L.). Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan beberapa nama daerah, termasuk irut. Pati dari rimpangnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan, salah satunya diolah menjadi bubur atau jenang irut.
Jenang Irut, Olahan Sederhana dari Pati Garut
Untuk mengolahnya, pati garut terlebih dahulu dilarutkan dengan air. Setelah dilarutkan kemudian dimasak sambil diaduk hingga mengental. Jenang dapat diberi pemanis seperti gula merah atau gula aren, dll sesuai selera.
Jenang irut masih dikenal sebagai kuliner tradisional di sejumlah daerah. Di Cilacap, jajanan ini dapat ditemukan di Pasar Panggok, sedangkan Pemerintah Kabupaten Kebumen juga pernah memperkenalkannya dalam kegiatan kuliner tradisional masyarakat.

Jenang Irut atau jenang pati garut | Foto: Dapur Jawara | Karya: Nadiah Ayu
Jadi, keberadaannya tidak hanya untuk bahan baku tepung saja. Dalam pengolahan pangan tradisional, pati tersebut dapat diubah menjadi sajian yang dikonsumsi sehari-hari.
Menariknya, bahan utama jenang ini sudah diteliti terkait manfaatnya untuk lambung dan ramah pencernaan. Namun, penelitiannya perlu dipahami sesuai objek dan metode yang digunakan agar manfaatnya tidak disimpulkan secara berlebihan.
Pati Garut Pernah Diteliti untuk Kondisi Lambung
Penelitian dalam jurnal AYU: An International Quarterly Journal of Research in Ayurveda (2014) menemukan bukti bahwa pati garut memiliki potensi untuk melindungi lambung. Hasilnya menunjukkan pati garut bisa mengurangi keasaman cairan lambung dan membantu menjaga kondisi jaringan lambung.
Dalam penelitian lain di jurnal Pharmaciana (2020) juga menemukan bahwa pati garut punya kemampuan mengurangi luka pada lambung karena teksturnya yang kental.
Hasilnya, pati garut tercatat memiliki daya dan kekuatan dalam melindungi lambung, tetapi manfaatnya untuk mengatasi asam lambung pada manusia masih perlu dibuktikan lebih lanjut.
Jenang Irut Bukan Pengganti Pengobatan
Istilah “asam lambung” sering dipakai untuk berbagai keluhan. Pada GERD, isi lambung bisa naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas di dada atau rasa asam di mulut. Kondisi itu berbeda dengan tukak lambung yang berupa luka pada lapisan lambung.
Hal ini memberi gambaran awal tentang potensi pati garut dalam membantu lindungi lambung. Sebagai bahan utama jenang irut, pati garut masih menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam bentuk olahan pangan.
Kawan wajib coba jenangnya, ya! Selain rasanya yang manis dan gurih, jenang irut juga punya cerita menarik dari cita rasa sampai potensi bahan yang dipakai.


