Kopi durian sudah jadi tradisi masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra, seperti Lampung, Bengkulu, Musi Rawas, Lubuklinggau, Pagaralam, Empat Lawang, hingga Medan. Minuman ini memadukan kopi hitam panas dengan daging durian.
Kebiasaan ini sudah dekat banget dengan petani, apalagi saat musim durian dan kopi. Kopi durian bisa jadi pengusir rasa kantuk, simbol rasa syukur, dan momen berkumpul bersama warga.
Perpaduan keduanya membuat aroma durian yang tajam dan rasa kopi pahit-manis. Walaupun durian punya nutrisi dan kopi punya kafein, konsumsi tetap perlu dibatasi. Penderita maag, GERD, atau diabetes sebaiknya jangan terlalu sering dan dibatasi porsinya.








