sumbang emas kelima indonesia di asian games 2026 ini profil nurisa dian ashrifah - News | Good News From Indonesia 2026

Sumbang Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026, Ini Profil Nurisa Dian Ashrifah

Sumbang Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026, Ini Profil Nurisa Dian Ashrifah
images info

Momen Nurisa saat di Gwangju 2025 Hyundai World Archery Championships | Instagram/@hanishfa


Nurisa Dian Ashrifah berhasil menyumbangkan medali emas kelima untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet panahan nomor compound putri itu menjadi yang terbaik setelah memenangkan pertandingan final individu putri di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, Kamis (1/10/2026).

Nurisa menghadapi wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dalam pertandingan perebutan medali emas. Ia memenangkan pertandingan dengan skor 139-137 dan memastikan namanya sebagai peraih emas Indonesia pada ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Capaian tersebut sekaligus menambah catatan prestasi Nurisa di level internasional. Sebelumnya, ia juga menjadi bagian dari tim Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand dan berhasil meraih medali emas pada nomor compound individu putri.

Perjalanan Nurisa Dian Ashrifah di Asian Games 2026

Perjalanan Nurisa menuju podium tertinggi Asian Games 2026 tidak dimulai dari final. Ia terlebih dahulu melewati fase kualifikasi dan eliminasi nomor compound individu putri.

baca juga

Dalam babak kualifikasi, Nurisa menempati peringkat kedelapan dengan 701 poin. Posisi tersebut membawanya ke fase eliminasi bersama rekan senegaranya, Yurike Nina Bonita Pereira.

Pada babak 1/16 final, Nurisa menghadapi pemanah Singapura, Madeleine Xue Li Ong. Ia tampil dengan skor 149-142 dan memastikan tiket ke babak berikutnya.

Langkah Nurisa berlanjut pada babak 16 besar ketika berhadapan dengan Viktoriya Lyan dari Kazakhstan. Dalam pertandingan tersebut, Nurisa menang dengan skor 148-145 sehingga berhak melaju ke perempat final.

Perjalanan tersebut akhirnya membawanya menuju pertandingan final. Di partai perebutan emas, Nurisa mampu mengatasi Amaya Amparo Cojuangco dan menang tipis 139-137. Hasil tersebut menjadikannya peraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026.

baca juga

Siapa Nurisa Dian Ashrifah?

Nurisa Dian Ashrifah merupakan atlet panahan Indonesia dari nomor compound. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana Manajemen Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Perkenalan Nurisa dengan olahraga panahan dimulai ketika dirinya berusia sekitar 11 tahun. Ketertarikannya berawal dari kebiasaannya menonton film atau kartun yang menampilkan karakter bermain panahan.

Ia kemudian mencoba olahraga tersebut melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kompetisi pertamanya adalah POPDA Kota tingkat SD pada 2016. Memasuki jenjang SMP, Nurisa mulai mendalami panahan dan menjalani latihan secara lebih rutin.

Perjalanan tersebut kemudian berkembang hingga membawanya tampil dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional. Pada Hyundai Archery World Cup 2025 di Madrid, misalnya, Nurisa menjadi satu-satunya atlet compound putri Indonesia yang berhasil mencapai babak 16 besar nomor individu.

baca juga

Prestasi Nurisa Dian Ashrifah

Sebelum meraih emas Asian Games 2026, Nurisa telah mengoleksi sejumlah prestasi di berbagai ajang panahan.

Salah satu pencapaian pentingnya terjadi pada SEA Games 2025 Thailand. Nurisa memenangkan nomor compound individu putri setelah mengalahkan wakil Singapura, Madeleine Xue Li Ong, dengan skor 142-140. Data hasil pertandingan IANSEO mencatat Nurisa sebagai peringkat pertama nomor compound putri.

Pada ajang yang sama, Nurisa juga menjadi bagian dari tim compound putri Indonesia yang meraih medali emas. Ia bersama Ratih Zilizati Fadhly dan Yurike Nina Bonita Pereira membawa Indonesia menjadi juara nomor beregu compound putri.

Selain SEA Games, Nurisa juga mencatat prestasi di tingkat mahasiswa. Pada POMNAS XIX 2025 di Jawa Tengah, atlet Udinus tersebut meraih tiga medali emas dan satu perak. Tiga emas diperoleh dari nomor total kualifikasi compound putri, eliminasi individu compound putri, serta beregu compound putri. Sementara satu perak diraih dari nomor mixed team compound.

baca juga

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan Nurisa tidak hanya berlangsung di tingkat internasional. Ia juga tetap berkompetisi dalam ajang nasional dan mahasiswa sembari menjalani pendidikan tinggi.

Dari Usia 11 Tahun hingga Juara Asian Games

Emas Asian Games 2026 menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan Nurisa Dian Ashrifah. Jika ditarik ke belakang, kariernya menunjukkan proses panjang yang dimulai sejak usia sekolah.

Dari mencoba panahan ketika berusia 11 tahun, mengikuti POPDA pada 2016, menjalani latihan rutin sejak SMP, hingga tampil di berbagai kompetisi internasional, perjalanan Nurisa berkembang secara bertahap.

Konsistensi tersebut kemudian membawanya menjadi bagian dari pelatnas panahan Indonesia untuk Asian Games 2026. Data Kementerian Pemuda dan Olahraga mencatat Nurisa sebagai atlet panahan nomor compound putri asal Jawa Tengah dalam program Pelatnas Asian Games 2026.

baca juga

Kini, namanya kembali menjadi sorotan setelah berhasil meraih medali emas Asian Games 2026. Bagi Indonesia, kemenangan tersebut juga memiliki arti tersendiri karena menjadi emas kelima kontingen Indonesia pada ajang Aichi-Nagoya 2026.

Prestasi Nurisa menunjukkan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hadir secara instan. Di balik satu medali emas terdapat perjalanan panjang, mulai dari mengenal olahraga sejak usia muda, menjalani latihan, mengikuti kompetisi, menghadapi kekalahan, hingga akhirnya mampu berdiri di podium tertinggi.

Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman yang terus bertambah, perjalanan Nurisa Dian Ashrifah di dunia panahan masih memiliki ruang untuk berkembang. Namun, satu hal telah tercatat pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimana Nurisa Dian Ashrifah adalah peraih emas nomor compound individu putri sekaligus penyumbang emas kelima bagi Indonesia.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.