Kawan GNFI pasti sudah sangat familier dengan Jenderal Soedirman, bukan? Di beberapa kabupaten/kota di Indonesia, Kawan bisa menemukan patung atau monumennya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasanya.
Namun, tahukan Kawan jika sosok pahlawan nasional ini tidak hanya diabadikan di dalam negeri saja? Sosok Jenderal Soedirman ternyata juga diabadikan di Tokyo, Jepang.
Monumen perunggu ini berdiri gagah di area luar Kementerian Pertahanan Jepang di kawasan Ichigaya, Shinjuku, Tokyo. Uniknya, figur Jenderal Soedirman menjadi satu-satunya patung tokoh asing dan pahlawan luar negeri yang dipajang di dalam kompleks militer
Patung Jenderal Soedirman di Kantor Kemhan Jepang
Merangkum dari situs resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, patung Jenderal Soedirman bertempat di area pelataran kompleks Kementerian Pertahanan Jepang di Ichigaya, Tokyo. Kompleks ini merupakan pusat administrasi, strategi, dan komando pertahanan tertinggi milik pemerintah Jepang.
Secara fisik, patung ini terbuat dari bahan perunggu berkualitas tinggi. Tinggi patungnya empat meter. Sosok sang jenderal digambarkan berdiri tegap dengan seragam militer lengkap, memakai peci, serta sepatu boot tingginya.
Busana yang melekat pada patung tersebut menggambarkan seragam militer khas Pembela Tanah Air (PETA). PETA sendiri merupakan satuan tentara cadangan bentukan Jepang pada masa pendudukan Perang Dunia II di Indonesia.
Patung Jenderal Soedirman di Tokyo tersebut bisa dibilang bersejarah. Patung ini merupakan satu dari tiga patung Jenderal Soedirman di dunia yang menampilkan sosoknya dalam balutan seragam militer gaya Jepang.
Dua patung lain dengan gaya seragam serupa berada di Indonesia, yakni di Museum PETA Bogor dan di gedung Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Jakarta.
Mengapa Ada Patung Jenderal Soedirman di Jepang?

Patung Jenderal Soedirman di Kantor Kemhan Jepang | Kedutaan Jepang di Indonesia
Sejarah berdirinya patung ini bermula dari kunjungan resmi Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Purnomo Yusgiantoro, ke Jepang pada Januari 2011. Dalam momentum bersejarah itu, pemerintah Indonesia menyerahkan patung perunggu ini sebagai hadiah diplomasi.
Penyerahan monumen ini ditujukan sebagai simbol berkembangnya persahabatan serta penguat kerja sama bidang pertahanan antara kedua negara. Pemerintah Jepang menyambut hangat pemberian berharga ini dan menempatkannya di lokasi yang strategis.
Melansir dari situs Kementerian Pertahanan RI, pemilihan figur Jenderal Soedirman sebagai lambang ikatan kedua bangsa juga bukan tanpa sebab. Sebelum memimpin Tentara Nasional Indonesia dalam perang kemerdekaan, Soedirman mengawali gemblengan karier kemiliterannya melalui pendidikan PETA di Bogor.
Di PETA inilah rekam jejak interaksi dan kontak awal antara pasukan Jepang Soedirman terbangun. Oleh karenanya, kalangan militer Jepang memandangnya sebagai sosok prajurit sejati yang sangat disegani dan dihormati.
Tradisi Penghormatan dan Akses Kunjungan Publik
Keberadaan patung ini di Tokyo melahirkan sebuah tradisi penghormatan tahunan yang terus dilakukan sampai sekarang. Setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus, digelar upacara peletakan karangan bunga di depan patung tersebut.
Upacara penuh hikmat ini diinisiasi oleh Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia sebagai bentuk kebersamaan. Acara itu biasanya juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang beserta jajaran diplomat dan komunitas warga Indonesia.
Kawan GNFI, bagi masyarakat umum atau wisatawan yang ingin melihat langsung patung ini, Kementerian Pertahanan Jepang menyediakan akses kunjungan resmi. Publik bisa menyaksikan monumen ikonik ini dengan mendaftarkan diri dalam program tur fasilitas bertajuk "Tur Ichigaya-Dai".


