mengapa setir mobil indonesia ada di sebelah kanan mengenal pembagian posisi setir di asean - News | Good News From Indonesia 2026

Mengapa Setir Mobil Indonesia Ada di Sebelah Kanan? Mengenal Pembagian Posisi Setir di ASEAN

Mengapa Setir Mobil Indonesia Ada di Sebelah Kanan? Mengenal Pembagian Posisi Setir di ASEAN
images info

Ilustrasi mobil di jalan raya | Evgeny Tchebotarev/Unsplash


Kawan GNFI pasti sudah familier dengan setting mobil di Indonesia yang memiliki setir di sebelah kanan. Hal ini berbeda dengan negara lain, termasuk negara-negara di Barat yang memiliki setir mobil di sebelah kanan.

Namun, pernahkah Kawan GNFI bertanya-tanya mengapa posisi kemudi di Indonesia berada di sebelah kanan?

Pembagian tata letak setir mobil dan jalur mengemudi di dunia bervariasi, ada yang di kanan, ada pula yang di kiri. Bahkan, posisi kemudi di kawasan Asia Tenggara pun berbeda-beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh jejak sejarah kolonial sekaligus integrasi pasar otomotif antarnegara.

Pembagian Posisi Setir Negara-negara di Asia Tenggara

Melansir dari akun Instagram resmi ASEAN, berikut adalah pembagian posisi setir mobil di negara-negara Asia Tenggara:

Negara Pengguna Setir Kanan

Terdapat tujuh negara di Asia Tenggara yang menerapkan posisi kemudi di sebelah kanan kendaraan, yaitu:

  • Indonesia
  • Brunei Darussalam
  • Malaysia
  • Singapura
  • Tailan
  • Myanmar
  • Timor Leste

Kawan GNFI, negara-negara di atas memiliki posisi kemudi di sebelah kanan dan umumnya melaju di jalan sebelah kiri. Namun, di Myanmar, meskipun setir berada di kanan, kendaraannya juga melaju di sebelah kanan.

Posisi kemudi di sebelah kanan memberikan pandangan tengah jalan yang lebih jelas bagi pengemudi saat melaju di lajur kiri.

baca juga

Negara Pengguna Setir Kiri

Sementara itu, empat negara sisanya di kawasan Asia Tenggara memilih sistem kendaraan setir kiri:

  • Filipina
  • Vietnam
  • Kamboja
  • Laos

Aturan setir kiri pada keempat negara tersebut mengadopsi standar lalu lintas daratan Eropa dan Amerika Serikat. Keempatnya menerapkan lajur jalan kendaraan di sebelah kanan.

Kenapa Setir Mobil Indonesia Ada di Sebelah Kanan?

Perbedaan posisi setir di Asia Tenggara umumnya dipengaruhi oleh jejak sejarah di masa lalu. Negara bekas jajahan Inggris seperti Malaysia dan Singapura mempertahankan sistem setir kanan. Hal yang sama juga diterapkan Indonesia yang mengadopsi kebiasaan sejak era kolonial.

Sebaliknya, negara-negara yang pernah berada di bawah pengaruh Prancis dan Amerika Serikat, seperti Vietnam dan Filipina, memilih aturan setir kiri. Faktor sejarah ini kemudian membentuk regulasi keselamatan jalan dan pasar kendaraan nasional hingga saat ini.

Di Indonesia, alasan mengapa setir mobil berada di sebelah kanan adalah karena pengaruh Belanda. Dahulu, Belanda mengenalkan aturan jalur lajur kiri untuk kereta kuda di Nusantara.

Kemudian, saat Napoleon dan pasukannya dari Prancis menjajah Belanda, ia mengubah konsep berkendara menjadi lajur kanan dan setir kiri. Perubahan ini pun diterapkan secara efektif di Belanda.

Uniknya, hal ini tidak dilakukan di wilayah jajahan Belanda, yakni Hindia Belanda. Hal ini disebabkan karena jarak geografis yang sangat jauh, sehingga pemerintah kolonial Hindia Belanda tidak menerapkan aturan ala Napoleon. Belanda sendiri sekarang menganut konsep setir mobil di kiri, sementara Indonesia tetap di kanan.

Setelah Belanda pergi dari dan Indonesia dikuasai Jepang, konsep setir kanan masih dipertahankan. Negeri Sakura memang menggunakan aturan setir di sebelah kanan dan mengemudi atau berjalan di lajur kiri.

Sebagai tambahan, dahulu, Indonesia juga pernah dijajah oleh Inggris walaupun sangat singkat. Inggris menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki sistem setir di kanan dan berkendara di lajur kiri.

Konon, ada alasan kenapa Inggris menggunakan sistem setir di sebelah kanan. Dikatakan bahwa saat Inggris berada di bawah kekuasaan Romawi, hampir semua orang beraktivitas dengan tangan kanan. Mereka biasanya mengendalikan kuda dengan tangan kiri dan membawa persenjataan di tangan kanan.

Inggris kemudian membuat aturan mengemudi di sebelah kiri dan diterapkan di negara koloninya. Tak heran negara bekas jajahan Inggris seperti Malaysia dan Singapura juga menggunakan sistem setir kanan dan mengemudi di lajur kiri.

baca juga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.