nasi kapau vs nasi padang apa yang membuat keduanya berbeda - News | Good News From Indonesia 2026

Nasi Kapau vs Nasi Padang, Apa yang Membuat Keduanya Berbeda?

Nasi Kapau vs Nasi Padang, Apa yang Membuat Keduanya Berbeda?
images info

Ayam Bakar | magnific.com (jcomp)


Nasi padang dan nasi kapau, dua kuliner legendaris khas Sumatra Barat yang berhasil menyihir para penikmatnya dengan rasa rempahnya yang kuat, aromanya yang semerbak, dan pilihan lauk yang beragam. 

Kedua makanan tersebut mudah kita jumpai di mana saja dan menjadi hidangan favorit bagi banyak orang karena cita rasanya yang khas dan sudah banyak dikenal oleh seluruh kalangan.

Seperti yang kita tahu, dari cara penyajiannya nasi padang dan nasi kapau konsepnya sama. Namun, setelah ditelusuri lebih jauh lagi ternyata kedua makanan tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Apa saja?

Ciri Khas Nasi Padang dan Sejarah di Baliknya

Nasi padang berhasil memanjakan lidah banyak orang karena ciri khasnya, yaitu sepiring nasi panas yang disiram dengan kuah gulai, lalu ditemani dengan ragam lauk-pauknya, dan ditambah dengan daun singkong rebus dan gulai nangka muda. 

baca juga

Selain, penampilan dan rasanya yang menggugah selera. Ternyata nasi Padang memiliki jejak sejarah yang menarik untuk kita telusuri. 

Nasi padang merupakan sebutan untuk makanan khas Minangkabau. Hidangan ini biasanya tersedia dan dapat dibeli di restoran khusus yang dimiliki dan dikelola oleh orang Minangkabau. Oleh karena itu, restoran seperti ini dikenal dengan nama Rumah Makan Padang. 

Istilah “Rumah Makan Padang” merupakan penamaan sementara bagi restoran Minangkabau yang mulai populer pada akhir 1960-an. Dikutip dari laman BBC, disebutkan bahwa penyebutan “Padang” merupakan bagian dari perubahan identitas yang dilakukan oleh orang Minangkabau pada saat itu. Akarnya dari peristiwa pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatra Barat.

Setelah pemberontakan PRRI resmi berakhir pada tahun 1961, terjadi eksodus besar-besaran yang mengharuskan masyarakat Minangkabau pindah ke daerah lain, salah satunya adalah Pulau Jawa. Orang-orang Minangkabau yang berada di perantauan pada saat itu terpaksa harus mencari nama-nama Jawa untuk mengganti identitas Minangkabau mereka. 

baca juga

Dari sinilah istilah Minangkabau berganti menjadi “Padang”, dan warung-warung nasi yang menjual makanan khas Minangkabau seperti “lapau nasi”, “kedai nasi”, dan “los lambuang” menjadi rumah makan Padang. Peristiwa ini juga menjadi awal mula tersebarnya kuliner khas Minangkabau di luar Sumatra Barat.

Ketika mengunjungi rumah makan padang, kita pasti akan langsung duduk dan pelayan akan menghampiri dengan menghidangkan beragam makanan yang menggunakan piring-piring kecil, kelihaian para pelayan yang mampu membawa tumpukan piring-piring kecil itulah yang menjadi ciri khasnya.

Ciri khas lain dari rumah makan padang adalah lauknya yang diletakkan di etalase kaca dan ditata secara vertikal. Lauknya beragam, mulai dari rendang, ayam pop, dendeng balado, ayam bakar, telur balado, dendeng batoko, dan masih banyak lagi. 

Asal-Usul Nasi Kapau dan Cara Penyajiannya yang Menarik

Sekilas, memang tidak terlihat ada perbedaan di antara nasi Padang dan nasi Kapau. Namun ternyata, nasi Kapau menyimpan ragam ciri khas yang wajib kita ketahui. 

baca juga

Nasi Kapau merupakan kuliner khas Minangkabau yang sudah dikenal oleh masyarakat luas, tidak hanya terkenal di Sumatera Barat tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Nasi kapau sendiri berasal dari daerah Kapau, yang terletak di kabupaten Agam, Sumatra Barat. 

Hidangan ini merupakan hasil dari perpaduan budaya lokal dan kedatangan para pedagang dari India dan Timur Tengah yang membawa resep-resep baru dalam memasak. Awalnya nasi Kapau disajikan dalam perayaan dan acara adat tertentu. Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, sajian tersebut mulai berkembang menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat Minangkabau.

Berbeda dengan nasi padang, nasi Kapau memiliki menu khas yang menjadi identitas tersendiri, yaitu ada tambusu yang merupakan usus sapi yang diisi dengan campuran telur dan tahu yang sudah dibumbui. Lalu, ada juga menu gajebo, yakni gulai daging sapi dan menggunakan bagian punuk sapinya yang kaya akan lemak. 

Rendang daka-daka juga menjadi bintang dalam sajian nasi kapau. Rendang tersebut terbuat dari singkong yang dikupas lalu dipotong dadu kecil. Setelah itu, potongan singkongnya digoreng hingga teksturnya kering dan renyah, baru dicampur dengan bumbu rendang yang sudah dimasak hingga merata.

baca juga

Letak keunikan penyajian nasi kapau adalah lauk-pauknya ditata di atas meja dan posisinya disusun dari atas ke bawah seperti tangga sehingga pengunjung tinggal memilih jenis lauk apa yang diinginkan.

Penjual yang berada di belakang meja kemudian mengambil dengan sendok sayur panjang yang bergagang kayu. Lauk yang dihidangkan pun beragam bisa mencapai 20 jenis atau lebih. 

Setelah menelusuri lebih dalam mengenai nasi Kapau dan nasi Padang, ternyata keduanya sama-sama berasal dari Minangkabau, tetapi memiliki ciri khas dan latar belakang yang berbeda-beda. 

Di antara keduanya, mana yang Kawan paling sukai?

baca juga

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.