Di balik setiap karya, tersimpan proses kreatif dan berbagai keputusan yang harus dilalui oleh musisi. Mulai dari menemukan ide, mengolah pengalaman menjadi lirik, hingga mempersiapkan setiap tahap yang membutuhkan keberanian, waktu, dan komitmen untuk membawa sebuah gagasan menjadi karya yang dapat dinikmati banyak orang.
Pengalaman ini turut dirasakan oleh Rezky Ginting, atau yang akrab disapa Kiki, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) yang memulai perjalanan sebagai solois melalui single debut bertajuk “Till My Heart Gives Up”. Dirilis pada 11 September 2026, lagu tersebut menjadi ruang bagi Kiki untuk mengekspresikan sisi musikal yang lebih personal.
Di tengah aktivitas perkuliahan dan pengalamannya sebagai Duta Mahasiswa USU pada 2025, Kiki terus mengembangkan ketertarikannya pada dunia musik. Keputusan ini membuka kesempatan baginya untuk mengenali karakter musik yang ingin dibangun sekaligus belajar mengambil keputusan kreatif atas karyanya sendiri.
Berawal dari Keberanian Mencoba
Perjalanan Kiki di dunia musik dimulai dari pengalaman sederhana pada 2024, ketika ia mencoba bernyanyi dalam sebuah acara pernikahan. Momen tersebut menjadi salah satu titik awal yang mendorongnya untuk semakin berani tampil dan mengembangkan kemampuan bermusik.
Seiring waktu, Kiki mulai dikenal sebagai vokalis band Afterclass. Melalui band tersebut, ia memperoleh ruang untuk menyalurkan ketertarikannya pada musik.
Pada 2025, Kiki pernah mengemban peran sebagai Duta Mahasiswa USU. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan Kiki sebagai mahasiswa yang aktif mengeksplorasi potensi diri melalui berbagai kesempatan.
Keinginannya untuk terus bereksplorasi kemudian membawanya pada keputusan untuk memulai proyek solo. Kiki memiliki sejumlah ide musikal yang ingin dikembangkan dengan pendekatan berbeda dari identitas musik Afterclass.
Dua Minggu Menggarap Lagu, Beragam Tantangan Menyusul
Melalui “Till My Heart Gives Up”, Kawan GNFI dapat mendengar alunan melodi Kiki yang menghadirkan perpaduan pop alternatif dan dream pop dengan nuansa atmosferik serta melankolis.Bersama produser, ia mengembangkan berbagai eksplorasi musikal, termasuk penggunaan efek gitar untuk membangun karakter suara yang sesuai dengan gagasan lagunya serta pengalaman yang pernah dilalui dapat menjadi sumber cerita yang menarik untuk dituangkan ke dalam musik.
Menariknya, proses pengerjaan lagu ini berlangsung sekitar dua minggu. Namun, setelah tahap rekaman selesai, masih ada sejumlah kebutuhan yang harus dipersiapkan sebelum karya tersebut dapat dirilis.
Sebagai mahasiswa, Kiki cukup tertantang untuk merintis karier musik secara mandiri. Ia dihadapkan untuk memikirkan desain sampul, rencana pembuatan video musik, pemilihan distributor digital, serta berbagai biaya tambahan yang menyertai proses perilisan.
Pertemuannya dengan sisi lain dari industri kreatif, membuatnya belajar jika ide dan kemampuan bermusik perlu berjalan beriringan dengan perencanaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan menghadapi berbagai kebutuhan produksi. Kawan GNFI juga dapat perspektif bahwa mewujudkan karya membutuhkan serangkaian langkah yang kerap luput dari perhatian pendengar.
Ketika Pengalaman Personal Menemukan Pendengarnya
Kenangan masa SMA yang menjadi inspirasi “Till My Heart Gives Up” memperlihatkan bagaimana pengalaman sederhana dalam kehidupan seseorang dapat berkembang menjadi sebuah karya kreatif. Bagi Kiki, musik secara personal juga menjadi cara untuk membagikan perasaan yang mungkin pernah dialami orang lain.
“Kiki pengen karya-karya Kiki tuh bisa nemenin mereka di momen-momen tertentu,” ungkapnya. Ke depan, Kiki berencana melanjutkan eksplorasi musik pop alternatif dan dream pop sembari membuka peluang untuk bereksperimen dengan genre lainnya.
Berani Memulai dan Bertumbuh Melalui Proses
Perjalanan Kiki dari mencoba bernyanyi di sebuah acara pernikahan, menjadi vokalis band, menjalani peran sebagai Duta Mahasiswa USU, hingga merilis single solo menunjukkan bagaimana anak muda dengan berbagai pengalaman dapat membuka kesempatan baru untuk berkembang.
Setiap langkah membawa tantangan, pembelajaran tersendiri, dan keberanian mencoba menjadi titik awal, sementara konsistensi dan kemauan untuk belajar membantu sebuah gagasan berkembang menjadi karya nyata. Melalui pengalamannya, Kiki juga berpesan kepada generasi muda agar berani mencoba hal baru dan setiap kita memiliki prosesnya masing-masing dalam menemukan potensi diri.
Dari langkah sederhana yang dijalani secara konsisten, selalu ada kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang bermakna. Single “Till My Heart Gives Up” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, menjadi awal dari perjalanan Kiki untuk terus tumbuh dan membagikan cerita melalui musik.


