AIESEC in Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menghadirkan program pengembangan kepemimpinan bagi generasi muda melalui AIESEC Future Leaders (AFL) Winter Peak 2026. Mengusung tema The Leadership Expedition: Navigating Skill for Global Impact, program ini mengajak generasi muda untuk memahami bahwa perubahan yang bermakna dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan dengan tujuan dan kesadaran.
Sesi Induction ini menjadi langkah awal bagi para delegates untuk memulai perjalanan pengembangan kepemimpinan, mengenali potensi diri, serta mempersiapkan diri dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan Induction menjadi kesempatan bagi para delegates untuk mengenal lebih dalam AIESEC in USU sebagai organisasi kepemimpinan global yang berfokus pada pengembangan potensi generasi muda melalui pengalaman yang bermakna.
Dalam sesi pengenalan organisasi, paraย delegates mendapatkan gambaran mengenai nilai-nilai yang diusung AIESEC in USU, peran generasi muda dalam menciptakan perubahan, serta bagaimana AFL menjadi salah satu program yang mendukung pengembangan kepemimpinan.
Melalui pengenalan ini, paraย delegates diharapkan dapat memahami bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga keberanian untuk mengenali potensi diri, mengambil inisiatif, dan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.
Pada sesi Get to Know About AFL, Nazla Rizki Siregar selaku Team Leader of Program Development memperkenalkan AIESEC Future Leaders (AFL) Winter Peak 2026, termasuk gambaran perjalanan pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan yang akan dijalani para delegates.
Sesi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami tujuan program serta kompetensi yang diharapkan dapat dikembangkan sepanjang rangkaian kegiatan. Selanjutnya, David Jonathan selaku Team Leader of Customer Experience membawakan sesiย Rules 101 AFL WP yang berfokus pada pengenalan aturan dan ekspektasi selama program berlangsung.
Melalui sesi ini, paraย delegates diperkenalkan dengan pentingnya memahami ketentuan program, menjaga kedisiplinan, serta menunjukkan komitmen dan tanggung jawab dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang tertib, positif, dan mendukung seluruh peserta.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi Coaching System oleh Sarah Eugenia selaku Team Leader of Quality Assurance. Berbeda dari sesi sebelumnya yang membahas aturan program, sesi ini memperkenalkan sistem pendampingan yang membantu para delegates menjalani proses pengembangan diri selama AFL Winter Peak 2026.
Melalui sistemย coaching, peserta diharapkan memperoleh arahan, dukungan, dan evaluasi untuk merefleksikan perkembangan diri, menghadapi tantangan selama program, serta menjaga kemajuan dalam mencapai tujuan pembelajaran mereka.
Selain mengembangkan kemampuan personal, AFL Winter Peak 2026 juga mendorong para delegates untuk memahami isu-isu sosial melalui identifikasi kebutuhan komunitas dan pemetaan Sustainable Development Goals (SDGs).
Peserta akan diajak untuk mengamati permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar, memahami kebutuhan pihak-pihak yang terdampak, serta mengembangkan gagasan solusi berdasarkan kondisi yang ditemukan.
Pendekatan ini menjadi fondasi bagi peserta untuk menyusun proyek yang tidak hanya berangkat dari ide pribadi, tetapi juga mempertimbangkan relevansi, kebutuhan masyarakat, dan potensi dampak yang dapat dihasilkan.
Dalam perjalanan pembelajaran tersebut, para delegates juga akan diperkenalkan pada proses pengembangan proyek yang mencakup perancangan solusi, perencanaan implementasi, serta identifikasi pemangku kepentingan yang dapat mendukung keberhasilan inisiatif.
Melalui pembelajaran berbasis proyek atauย project based learning, peserta memperoleh kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan yang didapatkan dengan penerapan praktis dalam menjawab permasalahan komunitas. Proses ini diharapkan dapat membantu para delegates memahami pentingnya perencanaan yang terstruktur, kerja sama yang efektif, dan keberlanjutan dalam menghasilkan dampak positif.
Untuk mendukung proses pembelajaran, AFL Winter Peak 2026 juga memberikan ruang bagi para delegates untuk mengembangkan kemampuan dalam mengomunikasikan gagasan dan merefleksikan perjalanan kepemimpinan mereka.
Hasil pembelajaran nantinya diharapkan dapat dituangkan dalam bentuk proposal proyek, pelacakan perkembangan proyek, presentasi akhir, serta portofolio kepemimpinan yang menggambarkan proses dan pencapaian peserta.
Melalui berbagai hasil tersebut, paraย delegates dapat melihat perkembangan diri secara lebih konkret sekaligus mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan pengembangan kepemimpinan melalui kesempatan lain, termasuk program Global Volunteer, yang memberikan pengalaman lintas budaya dan kesempatan untuk berkontribusi terhadap isu-isu global.
Selain berfokus pada pengembangan kompetensi, sesi Induction juga menjadi awal bagi para delegates untuk membangun koneksi dan kolaborasi dengan sesama peserta. Melalui interaksi dan proses pengenalan, peserta memiliki kesempatan untuk bertukar perspektif, mengenal latar belakang satu sama lain, serta membangun lingkungan yang mendukung proses belajar bersama.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam perjalanan AFL karena perubahan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan berbagai individu dengan pengalaman, sudut pandang, dan kemampuan yang berbeda.
Melalui sesi Induction AFL Winter Peak 2026, AIESEC in USU berharap dapat membangun fondasi kepemimpinan yang berorientasi pada tujuan, kepedulian, dan tindakan nyata bagi para delegates.
Program ini mengajak generasi muda untuk memahami bahwa dampak yang besar tidak selalu harus dimulai dari langkah yang besar, melainkan dari keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam menciptakan perubahan.
Dengan demikian, AFL Winter Peak 2026 diharapkan menjadi ruang bagi paraย delegates untuk mengembangkan potensi diri, memahami kebutuhan komunitas, dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif yang dapat menginspirasi lebih banyak orang.


