membuka kunci leadership dan impact membentuk pemimpin yang memimpin dengan hati dan visi - News | Good News From Indonesia 2026

Membuka Kunci Leadership dan Impact: Membentuk Pemimpin yang Memimpin dengan Hati dan Visi

Membuka Kunci Leadership dan Impact: Membentuk Pemimpin yang Memimpin dengan Hati dan Visi
images info

Dokumentasi Bandung Youth Leadership Conference (BYLC) 2025 | Dokumentasi Pribadi


Ikuti GNFI di WhatsApp

Kepemimpinan dan dampak selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari DNA AIESEC. Sejak berdiri, AIESEC senantiasa meyakini bahwa setiap anak muda memiliki potensi untuk menjadi changemaker, yaitu pemimpin yang mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

Keyakinan ini diwujudkan secara nyata dalam Bandung Youth Leadership Conference (BYLC) 2025, konferensi tahunan lokal yang diselenggarakan oleh AIESEC in Bandung dengan tujuan membentuk kepemimpinan melalui pembelajaran bermakna dan koneksi yang kuat. Tahun ini, konferensi yang dilaksanakan pada tanggal 8โ€“9 Juni 2025 di Pasar Baru Square Hotel, Bandung, mengusung tema โ€œUnlock the Magic of Leadership and Impactโ€ yang terinspirasi dari seri ikonik Harry Potter.

Dengan tagline โ€œLeaders Who Lead with Heart and Visionโ€, BYLC mengajak para peserta (delegates) untuk memulai sebuah perjalanan transformasi, yang penuh dengan emosi, pertumbuhan, kolaborasi, dan penemuan jati diri.

Sejak para delegates memasuki venue, mereka disambut dengan chant penuh makna โ€œWelcome Homeโ€ yang menjadi ciri khas konferensi lokal AIESEC in Bandung. Sambutan hangat ini menandai awal dari perjalanan transformasi yang akan mereka jalani, serta mengingatkan setiap delegate bahwa mereka telah tiba di ruang yang amanโ€”tempat di mana pertumbuhan, koneksi, dan rasa memiliki akan tumbuh subur. Konferensi secara resmi dimulai dengan Opening Plenary yang dipandu oleh Kak Elliana, Chair dari BYLC 2025 sekaligus Local Chapter President AIESEC in Bandung 2023.

Ia menyampaikan pesan pembuka yang penuh semangat dan inspiratif, yang menjadi landasan nilai dan tujuan dari keseluruhan rangkaian konferensi ini.

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


Sesi pertama bertajuk โ€œWhy AIESEC Exists: Living Our Purpose, Leading with Valuesโ€ membawa delegates menyelami akar dari AIESEC, Golden Circle, serta nilai-nilai utama yang dipegang organisasi. Para delegates diajak memahami tujuan keberadaan AIESEC dan bagaimana organisasi ini memberdayakan anak muda untuk menciptakan dampak positif. Tidak hanya berbagi pengetahuan, sesi ini juga mendorong refleksi mendalam terhadap nilai dan aspirasi pribadi masing-masing peserta.

Terinspirasi dari dunia Harry Potter, sesi selanjutnya โ€œThe Chamber of Portfolios: Unlocking AiBโ€™s Magic of Impactโ€ mengajak delegates mengenal lebih dalam tentang dinamika internal AIESEC in Bandung. Mulai dari pemahaman terhadap tujuan organisasi, hingga pengenalan terhadap berbagai program AIESEC in Bandung, para delegates dibimbing untuk membayangkan dampak yang dapat mereka ciptakan secara individu maupun kolektif.

Menyadari bahwa pembelajaran yang sejati tumbuh dalam kegembiraan, sesi โ€œHouse Cup Gloryโ€ menghadirkan semangat Hogwarts ke dalam BYLC. Delegates ikut serta dalam berbagai permainan yang energik dan kreatif, membangun semangat kebersamaan sekaligus menyegarkan pikiran untuk sesi-sesi berikutnya.

Kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri. Dalam sesi โ€œThe Leadership of Spellbook: Unlocking Your Inner Dumbledoreโ€, delegates diajak menggali lebih dalam tentang esensi menjadi seorang pemimpin. Sesi ini menghadirkan kisah-kisah pribadi dari Executive Board (EB) AIESEC in Bandung, yang membagikan perjuangan, titik balik, dan proses pertumbuhan mereka selama perjalanan di AIESEC.

Sesi โ€œHogwarts Tools: Mastering Spells for Smarter Time and Task Managementโ€ memberikan bekal nyata berupa alat dan strategi praktis untuk mengelola waktu serta tanggung jawab secara efektifโ€”baik dalam konteks AIESEC maupun kehidupan sehari-hari.

Delegates juga berkesempatan untuk praktik langsung menggunakan berbagai productivity tools, kalender, dan kerangka prioritas yang dapat menunjang perkembangan mereka sebagai pemimpin muda.

Hari pertama konferensi ditutup dengan Evening Plenary yang menginspirasi, dilanjutkan dengan acara paling dinanti: CC Party. Dalam perayaan penuh keajaiban ini, para delegates berubah menjadi para penyihir, menampilkan busana bertema Harry Potter dalam sebuah fashion show, mengikuti berbagai permainan seru, dan mengakhiri malam dengan bernyanyi bersama di bawah gemerlap cahaya warna-warni. Malam itu menjadi momen yang dipenuhi tawa, kebahagiaan, dan kenangan tak terlupakan.

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


Hari kedua konferensi dimulai dengan Morning Plenary dan sesi spesial bertajuk โ€œTime to Rise: The Phoenix Awakensโ€. Dalam sesi ini, kisah perjalanan AIESEC in Bandung dibukaโ€”tentang bagaimana entitas ini bangkit kembali seperti burung Phoenix dari berbagai tantangan dan ketidakpastian hingga kembali menjadi organisasi yang berkembang pesat.

Para delegates juga diperkenalkan dengan maskot AIESEC in Bandung, yaitu Phoenix, yang melambangkan kekuatan, kelahiran kembali, dan inspirasi.

AIESEC merupakan ekosistem yang terdiri dari berbagai departemen, fungsi, dan kepribadian yang beragam. Sesi โ€œWizard in Unity: How AIESEC Works as Oneโ€ menjembatani kesenjangan antardepartemen dengan menyajikan gambaran umum tentang peran dan tanggung jawab masing-masing tim. Melalui sesi ini, delegates memahami alur kerja internal organisasi, sehingga mendorong empati dan kolaborasi lintas fungsi yang lebih solid.

Untuk memanusiakan struktur kepemimpinan dan mempererat koneksi, sesi โ€œFrom Muggle to Master: Get to Know Your EBsโ€ memberikan ruang bagi delegates untuk berinteraksi lebih dekat dengan Executive Board (EB). Melalui permainan dan sesi berbagi cerita, para delegates mengenal para EB lebih dalamโ€”tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai individu, sehingga terbentuk hubungan yang penuh pengertian dan keakraban.

Sebelum ditutup, BYLC memberikan penghargaan kepada delegates terbaik dalam sesi Awards yang penuh kehangatan. Konferensi ini mencapai puncaknya melalui Closing Plenary yang disampaikan oleh Chair Kak Elliana, berisi refleksi mendalam, air mata syukur, dan luapan rasa cinta yang terasa di ruangan.

Momen terakhir ini menjadi penutup yang penuh makna untuk BYLC 2025โ€”banyak yang menggambarkannya sebagai pengalaman yang mengubah hidup dan menyentuh jiwa.

Rakean, salah satu delegate BYLC 2025, mengutarakan antusiasmenya terhadap acara ini. "Saya mendapatkan banyak hal, terutama tentang bagaimana AIESEC bekerja dan apa itu AIESEC dari berbagai perspektif. Acara ini sangat menyenangkan dan merupakan tempat yang tepat untuk memperluas jaringan saya di dalam LC saya sendiri. Acara ini membantu saya untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan saya karena pengalaman yang diberikan oleh para EB dapat membantu saya untuk menentukan langkah selanjutnya," ujarnya.

BYLC 2025 bukan sekadar sebuah konferensi. Ia adalah sebuah perjalanan yang begitu emosional dan memberdayakanโ€”perjalanan yang memadukan kebahagiaan, refleksi, keberanian untuk menjadi rentan, pertumbuhan, dan koneksi dalam satu pengalaman yang indah.

Dari CCs hingga delegates, dari Chair hingga para Facilitators, setiap orang melangkah pulang dengan semangat yang diperbarui, rasa bangga yang mendalam, dan hati yang penuh dengan kenangan tak ternilai.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.