Banyak dari kita sering melihat berbagai permasalahan di sekitar, mulai dari anak-anak yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, lingkungan yang kurang terjaga, hingga kesenjangan sosial di masyarakat, lalu bertanya-tanya, “Sebenarnya, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu?”
Keinginan untuk memberikan kontribusi mungkin pernah muncul dalam pikiran banyak anak muda, entah sekali atau lebih. Namun, keinginan tersebut tidak selalu diikuti dengan tindakan yang nyata.
Sebagian merasa bahwa mereka belum memiliki pengalaman yang cukup, sebagian lainnya belum mengetahui komunitas atau kegiatan yang cocok dan bisa diikuti. Bahkan ada pula yang menganggap bahwa membuat perubahan itu membutuhkan kemampuan, waktu, atau sumber daya yang besar.
Padahal, berkontribusi bagi masyarakat tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Kepedulian dapat diwujudkan dengan berbagai cara melalui langkah yang sederhana, seperti meluangkan waktu untuk membantu orang lain, ikut terlibat dalam kegiatan sosial, atau membagikan pengetahuan yang kita miliki.
Ketika kegiatan tersebut dilakukan bersama-sama, tindakan yang awalnya kecil tersebut dapat menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan perubahan yang lebih besar.
Hal ini menunjukkan bahwa anak muda sebenarnya memiliki peluang untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagaimana yang mereka harapkan.
Salah satu cara untuk memulainya adalah dengan terlibat ke dalam kegiatan volunteer. Melalui kegiatan ini, seseorang tidak hanya memiliki kesempatan untuk membantu masyarakat, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial secara langsung.
Selain itu, berinteraksi langsung dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda turut membuka perspektif baru mengenai permasalahan yang sebelumnya mungkin hanya kita ketahui melalui media sosial.
Melihat pentingnya keterlibatan anak muda dalam menciptakan perubahan, AIESEC in UNS kemudian menghadirkan Local Volunteers, sebuah program volunteer lokal yang memberikan kesempatan bagi anak muda untuk berpartisipasi langsung ke dalam proyek sosial yang berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Selama kurang lebih empat minggu, peserta akan terlibat langsung dalam kegiatan sosial bersama volunteer internasional yang mengikuti program Global Volunteer.
Melalui program ini, peserta lokal tidak hanya berkesempatan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, tetapi juga dapat bertukar cerita dengan anak muda dari negara asing.
Interaksi tersebut memungkinkan peserta untuk mengenal budaya baru, memperluas koneksi, sekaligus membuka pintu untuk belajar memahami suatu persoalan dari sudut pandang yang berbeda.
Dengan begitu, pengalaman volunteer tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, adaptabilitas, dan leadership.
Local Volunteers ini dijadwalkan berlangsung pada 4 Desember 2026 hingga 9 Januari 2027. Program ini terbuka bagi anak muda di Surakarta, termasuk siswa kelas 3 SMA dan mahasiswa angkatan 2024–2026 berusia 18–21 tahun.
Melihat berbagai permasalahan sosial memang dapat membuat kita merasa bahwa perubahan merupakan sesuatu yang sulit dicapai.
Namun, bukan berarti kita harus menunggu sampai kita benar-benar memiliki kemampuan atau sumber daya yang sempurna untuk mulai membantu dan membuat dampak.
Dengan mengenali persoalan di sekitar, bersedia untuk belajar, dan mengambil bagian dalam sebuah kegiatan sosial kita dapat menapakkan langkah awal untuk memberikan kontribusi.
Jadi, jika selama ini kita pernah bertanya-tanya tentang apa yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mencari jawabannya melalui tindakan nyata.
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar, memperluas koneksi, dan menciptakan dampak positif bersama Local Volunteers. Ikuti informasi selengkapnya melalui Instagram @unstoppable.youths!


