AIESEC in Unsri kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan pemuda melalui pengalaman lintas budaya. Pada bulan Juni ini, AIESEC in Unsri secara resmi melepas keberangkatan salah satu anak muda dari Sumatera Selatan, yaitu Lutfia, untuk mengikuti program Global Volunteer projek On the Map yang berlangsung di negara Vietnam.
Keberangkatan ini menjadi langkah awal bagi Lutfia untuk berkontribusi secara nyata dalam proyek SDGs berskala internasional, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di kancah global.
Selama proyek On the Map kali ini, Lutfia difokuskan untuk membantu dan memperkenalkan community-based ecotourism atau ekowisata berbasis masyarakat yang berlokasi di Ta Lai Village, Vietnam. Proyek ini dirancang secara khusus untuk memaksimalkan potensi pariwisata lokal yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya asli masyarakat setempat.
Melalui program Global Volunteer, kehadiran pemuda internasional diharapkan mampu memberikan perspektif baru, strategi promosi yang lebih segar, serta pertukaran budaya yang memperkaya pemahaman masyarakat lokal terhadap dinamika global yang terus berkembang pesat pada era modern ini.
Pemilihan Ta Lai Village sebagai lokasi proyek bukanlah tanpa alasan. Wilayah tersebut memiliki potensi ekowisata yang luar biasa kaya, namun memerlukan sinergi dan dorongan inovasi dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan pengelolaannya agar dapat mendatangkan manfaat ekonomi yang maksimal bagi warga sekitar tanpa merusak ekosistem alam yang sudah ada. Keterlibatan Lutfia di sana akan mencakup berbagai aktivitas strategis dan berdampak langsung.
Mulai dari kegiatan mengajar anak-anak setempat, memberikan sosialisasi edukatif, melakukan pendampingan masyarakat lokal dalam mengelola potensi wisata, hingga merancang kampanye kreatif untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Tujuannya adalah secara bertahap meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya praktik ekowisata yang bertanggung jawab. Selain itu, ia juga akan berkolaborasi langsung dengan berbagai relawan dari negara lain, menciptakan sebuah sinergi global yang solid dan berupaya memecahkan tantangan lokal secara komprehensif dan kolaboratif.
![[2].png](https://cdn2.gnfi.net/gnfi/uploads/images/2026/09/2png-20260919210929.png)
Pengalaman terjun langsung ke tengah masyarakat di negara yang berbeda tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri sekaligus peluang emas untuk belajar hal-hal baru. Hal ini sangat sejalan dengan core values yang senantiasa ditanamkan oleh AIESEC, yaitu Activating Leadership, Demonstrating Integrity, Living Diversity, Enjoying Participation, Striving for Excellence, dan Acting Sustainably.
Melalui value tersebut, setiap pemuda didorong dengan kuat untuk berani keluar dari zona nyaman mereka, berinteraksi dengan lingkungan yang sepenuhnya baru, dan melatih kepekaan sosial mereka di lapangan. Menjelang hari keberangkatannya, Lutfia membagikan pandangannya mengenai seberapa besar urgensi bagi para pemuda untuk mengambil bagian aktif dalam inisiatif sukarelawan lintas negara semacam ini.
"Living my 20s, aku sadar bahwa masa muda harus dipenuhi dengan momen yang menyenangkan tapi juga harus manfaatin waktu buat ngembangin diri dan melek sama karir masa depan. So, imagine getting personal growth and fun at the same time, Global Volunteer offers you both! It gives you a brand-new life story, international connections, and helps you discover your true role in society. Dengan latar belakangku sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi, I personally choose On The Map Project, supporting SDGs 8, aku gak cuma belajar tentang Marketing sebuah real business sector, tapi berkontribusi langsung juga ke pengembangan komunitas lokal dalam menumbuhkan perekonomian. Bagi aku, semua orang harus GV sih karena emang se-a whole new experience itu," ungkap Lutfia dengan penuh antusiasme saat menceritakan motivasi utamanya.
Kutipan tersebut secara akurat merepresentasikan semangat keberanian dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi, yang tentu saja menjadi modal utama dalam menghadapi proses adaptasi di lapangan kerja nyata. Bagi Lutfia, partisipasi aktif dalam proyek On the Map ini bukan sekadar perjalanan relawan biasa, melainkan sebuah proses transformasi diri yang berharga.
Pengalaman ini menawarkan bentuk pembelajaran praktis mengenai seni kepemimpinan, toleransi antarbudaya, dan pemecahan masalah kompleks yang pastinya tidak dapat ditemukan secara utuh jika hanya duduk di dalam ruang kelas perkuliahan formal.
Sebagai entitas pengirim yang bertanggung jawab, AIESEC in Unsri telah memastikan bahwa setiap delegasi yang diberangkatkan telah melalui serangkaian proses seleksi ketat dan persiapan yang sangat matang sebelum akhirnya terbang ke negara tujuan. Dukungan penuh dan tanpa henti juga terus diberikan oleh jajaran tim pengurus agar setiap delegasi dapat memaksimalkan potensi terbaiknya selama berada di negara tujuan pengabdian.
"Sebagai CX Team Leader, aku bersyukur banget bisa mendampingi Kak Fia selama proses persiapannya. Kak Fia juga orangnya sangat easy-going dan enak diajak berkomunikasi, jadi prosesnya terasa menyenangkan. Aku berharap selama menjalani Global Volunteer di Vietnam, Kak Fia bisa menikmati setiap prosesnya, mendapatkan banyak pengalaman baru, dan membawa pulang cerita serta pembelajaran yang berkesan. Semoga perjalanan Kak Fia juga bisa jadi inspirasi buat teman-teman dari Sumatra Selatan lainnya untuk berani take the opportunity and experience Global Volunteer!" ujar Shafira selaku CX Team Leader of oGV AIESEC in Unsri.
Persiapan menyeluruh dan intensif tersebut mencakup pembekalan mendalam mengenai pemahaman keberagaman budaya, penyelarasan tujuan proyek dengan kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa khususnya pada pilar pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan perwujudan komunitas yang berkelanjutan serta pelatihan khusus mengenai kemampuan memecahkan masalah di dunia nyata secara taktis.
AIESEC in Unsri percaya sepenuhnya bahwa pemuda memiliki peran yang sangat krusial dalam menciptakan roda perubahan positif di tengah masyarakat luas. Melalui keberangkatan yang membanggakan ini, AIESEC in Unsri berharap Lutfia dapat menjalankan setiap tugasnya dengan sangat optimal dan pada akhirnya mampu memberikan dampak jangka panjang yang terukur bagi kelangsungan komunitas di Ta Lai Village.
Lebih dari itu, kisah perjalanan dan keberanian Lutfia diharapkan mampu menjadi katalis kuat yang menginspirasi lebih banyak lagi mahasiswa serta pemuda potensial di Sumatera Selatan untuk berani mengambil langkah serupa, menjelajahi dunia luas, dan memberikan kontribusi nyata yang sungguh berarti bagi masyarakat global.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


