trash ranger raih juara 2 booth indonesia youth summit - News | Good News From Indonesia 2026

Trash Ranger Raih Juara 2 Booth Indonesia Youth Summit 2026

Trash Ranger Raih Juara 2 Booth Indonesia Youth Summit 2026
images info

Trash Ranger raih Juara 2 Booth Indonesia Youth Summit 2026 (Sumber: Trash Ranger/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Ikuti GNFI di WhatsApp

Trash Ranger berhasil meraih posisi Juara 2 pada kategori kompetisi booth Indonesia Youth Summit 2026. Trash Ranger Indonesia tampil sebagai salah satu sorotan utama melalui partisipasinya dalam ajang IYS, dengan tujuan untuk menyadarkan anak muda akan bahaya limbah elektronik atauย e-waste.

Keberhasilan Trash Ranger di ajang Indonesia Youth Summit tak lepas dari peran Kemenpora yang hadir dengan memberikan ruang kreatif bagi para peserta. Ada juga peran andil dari tim Trash Ranger seperti Dimas Dwi Pangestu, Dimas Rahmat Naufal Wardhana, Afi, Agung Sugra, Brahmanda Aditya, Aditya Ramadhan, Salsabila, Adleyya, Muhaitsam, Nindya, dan Famusil.

Mereka tidak hanya memajang hasil karya, tetapi juga mengajak para pengunjung yang mayoritas anak muda berdialog tentang bahaya kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal yang kerap tersembunyi di dalam perangkat elektronik bekas.

Di area The Arena, Kemenpora mendukung kompetisi stan yang membantu pemuda untuk mengekspresikan diri dan melatih kemampuan komunikasi mereka.

baca juga

Alih-alih hanya menampilkan poster biasa, tim Trash Ranger justru menciptakan pengalaman interaktif yang edukatif. Mereka membahas isu e-waste, sebuah masalah yang sering diabaikan. Namun, sebenarnya sangat berdampak besar terhadap lingkungan. Isu ini tidak hanya penting, tapi juga sangat relevan bagi generasi muda saat ini.

Di lokasi, berbagai aktivitas menarik tersedia di booth Trash Ranger. Pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat jenis-jenis sampah elektronik seperti ponsel bekas, baterai, hingga komponen komputer yang sudah tidak digunakan lagi.

Tidak hanya menampilkan hasil karya, tim Trash Ranger juga membuka ruang dialog dengan para pengunjung, yang kebanyakan adalah anak muda. Mereka berbicara tentang bahaya kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal yang sering tersembunyi di dalam perangkat elektronik lama.

Edukasi ini sangat penting karena masih banyak orang yang menyimpan atau membuang sampah elektronik secara sembarangan. Padahal, tindakan seperti itu bisa menyebabkan pencemaran tanah dan air dalam jangka waktu yang panjang.

baca juga

Melalui kuis interaktif dan simulasi pemilahan sampah, Trash Ranger berhasil menyampaikan pesan serius ini dengan cara yang lebih ringan, lebih mudah dimengerti, dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Trash Ranger meraih posisi kedua di Indonesia Youth Summit 2026 dan membawa pulang hadiah senilai Rp8.000.000. Tapi itu bukan satu-satunya pencapaian yang spesial.

Mereka juga mendapat kunjungan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Kehadiran Menteri Erick di tengah para peserta membuat suasana semakin semangat.

Menteri Erick menyebut bahwa Indonesia Youth Summit adalah tempat yang tepat untuk menggabungkan ide kreatif dengan aksi nyata. Menurutnya, generasi muda tidak hanya harus pintar di bidang akademik. Mereka juga harus peka terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.

baca juga

Pesan yang disampaikan oleh Trash Ranger jauh lebih penting dari sekadar hadiah. Dengan berpartisipasi di acara itu, mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan, terutama isu e-waste, bisa diungkapkan dengan cara yang relevan dan menarik bagi anak muda. Ini bukan sekadar kegiatan, tapi langkah nyata untuk membangun kesadaran bersama.

Di saat teknologi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Trash Ranger ingin mengingatkan bahwa setiap perangkat yang kita gunakan memiliki jejak lingkungan. Jejak itu harus dikelola dengan bijak. Mereka menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari hal kecil, dan anak muda bisa menjadi bagian dari solusi.

Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa kekuatan kolaborasi dan edukasi yang kreatif mampu menembus sekat kepedulian. Trash Ranger bertekad untuk terus menginspirasi anak muda Indonesia agar menjadi agen perubahan, dimulai dari lingkungan terdekat, demi terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.