jejak purbaya yudhi sadewa sebelum menjadi menteri keuangan - News | Good News From Indonesia 2026

Menilik Jejak Purbaya Yudhi Sadewa Sebelum menjadi Menteri Keuangan

Menilik Jejak Purbaya Yudhi Sadewa Sebelum menjadi Menteri Keuangan
images info

Menilik Jejak Purbaya Yudhi Sadewa Sebelum Menjadi Menteri Keuangan︱Sumber: Kementerian Keuangan


Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan setelah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada 14 September 2026. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya setelah sekitar satu tahun Purbaya memimpin Kementerian Keuangan. Meski masa jabatannya relatif singkat, perjalanan karier Purbaya menunjukkan rekam jejak panjang di sektor energi, riset ekonomi, pasar modal, lembaga keuangan, hingga pemerintahan.

Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan pada September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Purbaya dikenal sebagai ekonom dan teknokrat yang memiliki pengalaman luas di sektor swasta maupun pemerintahan. Kombinasi latar belakang teknik dan ekonomi, serta pengalamannya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menjadi faktor utama yang mengantarkannya ke kursi bendahara negara.

Berawal dari Insinyur di Industri Energi

Sebelum dikenal sebagai ekonom dan pejabat negara, Purbaya Yudhi Sadewa mengawali karier profesionalnya sebagai field engineer di perusahaan jasa energi global Schlumberger Overseas SA pada periode 1989–1994.

Pengalaman sebagai insinyur lapangan membentuk karakter kerja yang disiplin dan berbasis data. Namun setelah beberapa tahun berkecimpung di industri energi, Purbaya memilih beralih ke dunia ekonomi dan keuangan.

Kariernya kemudian berkembang di Danareksa Research Institute sebagai ekonom senior dan selanjutnya dipercaya menjadi Chief Economist. Reputasinya sebagai analis ekonomi yang tajam membuatnya menempati berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero).

Pengalaman panjang di sektor riset dan pasar modal menjadikannya salah satu ekonom yang cukup diperhitungkan dalam membaca arah perekonomian nasional maupun global.

Deretan Pencapaian dan Kiprah Strategis

Setelah sukses di sektor swasta, Purbaya mulai aktif di pemerintahan. Ia dipercaya mengisi berbagai posisi penting, antara lain sebagai staf khusus bidang ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, staf khusus bidang ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, serta Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden.

Pada 2018, ia ditunjuk sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Jabatan tersebut menempatkannya pada berbagai isu strategis yang berkaitan dengan ekonomi, energi, investasi, dan geopolitik maritim Indonesia.

Pencapaian penting lainnya datang pada September 2020 ketika ia dipercaya menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam posisi tersebut, Purbaya berperan menjaga stabilitas sektor perbankan nasional pada masa pandemi Covid-19.

baca juga

Di bawah kepemimpinannya, LPS dinilai berhasil mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan perbankan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai teknokrat yang mampu mengelola risiko dan menjaga stabilitas ekonomi.

Alasan Dipilih Menggantikan Sri Mulyani

Penunjukan Purbaya sebagai Menteri Keuangan tidak terlepas dari kombinasi pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya. Ia memiliki pengalaman panjang di sektor swasta, pasar modal, lembaga keuangan, hingga pemerintahan. Pengalaman lintas sektor tersebut membuatnya memahami berbagai aspek ekonomi, mulai dari dinamika dunia usaha hingga pengelolaan kebijakan negara.

Pengalamannya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga menjadi salah satu modal penting. Selama menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya berhadapan dengan tantangan menjaga stabilitas sistem keuangan, termasuk pada masa pandemi Covid-19 dan periode pemulihan ekonomi. Pengalaman tersebut memperkuat kapasitasnya dalam menghadapi risiko serta menjaga kepercayaan terhadap sektor keuangan nasional.

Di sisi lain, latar belakang akademik Purbaya yang kuat di bidang ekonomi serta pengalamannya sebagai ekonom dan peneliti turut membentuk kemampuan analisisnya dalam membaca tantangan ekonomi, baik di tingkat domestik maupun global. Ia juga dikenal memiliki pendekatan teknokratis dan pragmatis dalam melihat persoalan ekonomi.

baca juga

Kombinasi pengalaman tersebut menjadi pertimbangan penting ketika Presiden Prabowo Subianto menunjuk Purbaya untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan pada September 2025. Pemerintah saat itu membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam dunia bisnis, keuangan, dan birokrasi.

Dengan rekam jejak tersebut, Purbaya diharapkan mampu menjaga kesinambungan kebijakan fiskal sekaligus menghadirkan pendekatan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizkia Putri Fahira lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizkia Putri Fahira.

RP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.