Di tengah keramaian Kota Medan, di Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, terdapat sebuah taman yang suasananya terasa seperti berpindah ke negeri lain.
Taman Tjong Yong Hian, atau yang oleh warga sekitar lebih akrab disebut Kebun Bunga, adalah taman memorial bergaya Tiongkok yang dibangun untuk mengenang Tjong Yong Hian, tokoh yang berjasa besar dalam pembangunan Kota Medan pada masa Hindia Belanda.
Tjong Yong Hian lahir di Songkou, Meixian, Guangdong, Tiongkok, pada 1850, dan merantau ke Medan pada 1870-an. Ia menjabat sebagai Kapiten Tionghoa dan dikenal sebagai orang terkaya pertama di Kota Medan, bahkan lebih dulu merantau ke Medan dibanding adiknya yang juga tak kalah legendaris, Tjong A Fie.
Kontribusinya terhadap kota ini sangat luas, mulai dari memperjuangkan keringanan pajak bagi komunitas Tionghoa, membangun pemakaman di Pulau Brayan, mendirikan rumah sakit termasuk untuk penderita kusta di Belawan, hingga mendirikan beberapa vihara seperti Vihara Setia Budi, Vihara Tian Hou, dan Vihara Kuan Im di Labuhan.
Yang membuat sosoknya terasa dekat dengan semangat keberagaman Kota Medan adalah keterlibatannya bersama Tjong A Fie dalam pembangunan Masjid Lama Gang Bengkok, yang hingga kini menjadi simbol toleransi antaragama di kota ini. Di bidang pendidikan, Tjong Yong Hian juga bersama Tjong Yai Hian mendirikan Sekolah Dasar Dun Peen.
Sekilas Mengenai Taman Tjong Yong Hian
Taman ini secara resmi bernama Kebun Bunga (Taman Tjong Yong Hian), dan sudah tercatat sebagai Struktur Cagar Budaya Kota Medan berdasarkan SK Wali Kota Medan Nomor 433/28.K/X/2021 tanggal 28 Oktober 2021. Pada 2026, taman ini bahkan diusulkan naik status menjadi Struktur Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara.
Kompleks taman ini merupakan makam Tjong Yong Hian dan istrinya, Tjie Ong Yon. Lahan yang dahulu jauh lebih luas kini tersisa kurang dari satu hektare, namun bagian yang tersisa tetap terjaga rapi.
Pada 29 Oktober 2011, taman ini diresmikan kembali oleh Wali Kota Medan saat itu, Rahudman Harahap, bertepatan dengan peringatan 100 tahun wafatnya Tjong Yong Hian. Renovasi besar dilakukan pada 2010 untuk memperindah taman tanpa mengubah bentuk makam utamanya dan kini pengelolaannya berada di bawah yayasan keluarga.
Daya Tarik Utama Taman Tjong Yong Hian
Begitu masuk melalui pintu gerbang bertuliskan Taman Kebun Bunga (Mao Rong Yuan), pengunjung akan disambut gerbang kedua bertuliskan Taman Tjong Yong Hian di bagian dalam.
Jalur setapak yang tertata rapi, tanaman hias berwarna-warni, serta kolam teratai di bagian depan menciptakan suasana yang tenang dan cukup langka ditemukan di tengah hiruk pikuk kota. Kolam teratai ini bukan sekadar elemen dekoratif, tapi memiliki makna feng shui sebagai simbol kemuliaan dan posisi terhormat.
Dua makam berwarna merah marun berdiri megah di tengah taman, yakni makam Tjong Yong Hian dan istrinya. Di sekitar area makam terdapat batu prasasti dengan inskripsi dalam tiga bahasa sekaligus, yaitu bahasa Arab, Belanda, dan Tionghoa, menunjukkan bagaimana keberagaman menjadi ciri khas Kota Medan sejak dulu.
Bagi Kawan yang ingin mendalami lebih jauh, di kawasan yang sama terdapat galeri memorabilia keluarga yang dikenal sebagai Tjong Yong Hian Gallery atau Museum Tjong Yong Hian. Galeri ini memperkuat karakter taman sebagai memorial park yang tidak hanya bernilai sejarah, tapi juga sosial, budaya, dan spiritual.
Akses Menuju Taman Tjong Yong Hian
Taman Tjong Yong Hian berlokasi di Jalan Kejaksaan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Lokasinya berada di tengah kota dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun ojek daring dari berbagai titik di Medan.
Bagi Kawan yang sedang mengunjungi Tjong A Fie Mansion di Jalan Jenderal A. Yani, taman ini bisa dijadikan destinasi lanjutan karena masih berkaitan erat secara sejarah keluarga.
Jam Operasional dan Harga Tiket
Taman Tjong Yong Hian buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Tiket masuknya gratis, meski beberapa sumber menyebutkan bahwa donasi seikhlasnya diterima untuk mendukung pemeliharaan taman. Untuk kunjungan ke ruang galeri, informasi aksesnya sebaiknya dikonfirmasi langsung ke pengelola karena bisa berbeda dari akses ke area taman.
Ayo Berkunjung ke Taman Tjong Yong Hian!
Taman Tjong Yong Hian cocok untuk Kawan GNFI yang sedang di Medan dan ingin healing sejenak tanpa harus keluar kota.
Datang pagi hari untuk suasana yang lebih tenang, dan sempatkan membaca prasasti tiga bahasa di sekitar makam untuk memahami lebih dalam kisah tokoh yang ikut membentuk wajah Kota Medan hingga sekarang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


