episode lama upin ipin soal jerebu ramai diunggah di tengah karhutla indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Episode Lama Upin Ipin soal Jerebu Ramai Diunggah di Tengah Karhutla Indonesia

Episode Lama Upin Ipin soal Jerebu Ramai Diunggah di Tengah Karhutla Indonesia
images info

Foto: (Instagram | @upinipinofficial)


Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan masih menjadi masalah yang serius di Indonesia. Per 11 September 2026, menurut dashboard Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total lahan yang terbakar di enam provinsi mencapai 77.080,79 hektare, dengan 149 titik api berintensitas tinggi terdeteksi.

Di tengah kondisi ini, akun Instagram resmi animasi dari Malaysia, @upinipinofficial, kembali aktif mengunggah ulang potongan-potongan episode lama yang bertema jerebu (kabut asap). Pada 8 September 2026, akun ini mengunggah konten edukasi dengan judul “Cara Lindungi Diri Dari Jerebu”.

 

Dalam unggahan itu, @upinipinofficial menjelaskan lima cara melindungi diri dari polusi udara akibat jerebu, yaitu menghindari paparan sinar matahari terlalu lama, minum air seckupunya, menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker saat berpergian, dan menjaga kebersihan diri dengan baik.

Selain itu, sejumlah cuplikan dari episode lama juga kembali diunggah, mulai dari momen Upin dan Ipin pergi ke sekolah sambil memakai masker karena jerebu, hingga potongan video Kak Ros yang membahas tentang jerebu dalam tiga bahasa yaitu Melayu, Inggris, dan Mandarin.

baca juga

Reaksi Warganet terhadap Karhutla Indonesia

Unggahan-unggahan tersebut kemudian diartikan oleh sebagian netizen Indonesia sebagai sindiran terhadap situasi karhutla yang tengah terjadi di dalam negeri. Kolom komentar dipenuhi dengan campuran emoji tertawa hingga permintaan maaf.

"Maaf ya Upin Ipin, tolong bilangin Kak Ros salahin pemerintahnya," tulis salah satu warganet melalui kolom komentar pada unggahan 8 September 2026.

Warganet lain menulis bahwa episode lama Upin Ipin soal jerebu terasa seperti menjadi kenyataan saat ini, sementara yang lain menyampaikan keresehan atas kondisi karhutla sambil meminta maaf kepada warga Malaysia yang turut terdampak asap.

Respons warganet di kolom komentar ini sesuai dengan arus perhatian yang juga muncul di masyarakat Malaysia secara lebih luas.
Pada awal September lalu, warga Malaysia menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur untuk menyuarakan keresahan atas kabut asap lintas batas yang belum kunjung tuntas. Fenomena di media sosial ini menunjukkan bahwa perhatian publik Malaysia terhadap krisis karhutla Indonesia tidak berhenti pada candaan di dunia maya.

baca juga

Pesan Karhutla dalam Kartun Upin Ipin

Fenomena ini menunjukkan bagaimana konten edukasi anak yang disampaikan dalam cerita yang mudah dipahami lebih lama diingat oleh masyarakat dibandingkan dengan imbauan resmi yang disampaikan secara formal. Bahasa yang sederhana dan karakter yang ramah membuat pesan seperti “Jerebu bikin sekolah libur” tetap relevan hingga bertahun-tahun kemudian, bahkan menjadi bahan refleksi kembali ketika situasi serupa kembali terjadi.

Di balik emoji tawa dan ucapan permintaan maaf yang terlihat di kolom komentar, ada pesan yang lebih dalam: kabut asap bukan sekedar cerita dalam kartun anak-anak, melainkan sebuah krisis tahunan yang hingga saat ini masih belum menemukan solusi yang tuntas. Kolaborasi lintas sektor dan kesadaran kolektif tetap menjadi kunci agar Indonesia bisa keluar dari siklus karhutla yang berulang setiap musim kemarau.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ZS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.