berkenalan dengan indahkus wanita asal padang dan latar belakangnya yang tak disangka sangka - News | Good News From Indonesia 2026

Berkenalan dengan Indahkus, Wanita Asal Padang dan Latar Belakangnya yang Tak Disangka-sangka

Berkenalan dengan Indahkus, Wanita Asal Padang dan Latar Belakangnya yang Tak Disangka-sangka
images info

Indahkus dengan fesyen ala Y2k | Sumber: Instagram


Genre hipdut dewasa ini telah menjalar—sedikit-banyak mengubah preferensi musik generasi muda Indonesia. Secara harfiah, hipdut adalah hasil akulturasi antara hip-hop sebagai bentuk pengaruh westernisasi dan dangdut yang khas Asia Selatan hingga Tenggara.

Sudah bukan lagi rahasia umum bahwa internet, teknologi web, serta media sosial telah menambah percepatan transisi kebudayaan satu sama lain tanpa halangan berarti. Algoritma pada akun media sosial Kawan GNFI pastinya sekarang mayoritas menampilkan beragam video yang mengolaborasikan beragam lagu dengan genre ini, entah itu berupa shorts atau reels.

Berdasarkan pemaparan dari gramedia.com, permulaan kehadiran hip-hop sebenarnya masih diperdebatkan. Ada yang mengatakan bahwa sejarah genre ini berasal dari kosa kata Afro-Amerika, yaitu hip yang dapat dimaknai sebagai memberitahu atau sekarang, lalu diakhiri dengan hep. Ada pula pendapat lain yang mengungkap hip-hop sebagai istilah alternatif dari Bebop. Akan tetapi, Keith Cowboy Wiggins selaku salah satu anggota Grandmaster Flash and The Furious Five menjelaskan istilah hip-hop sejatinya terinspirasi tatkala sedang bergurau dengan temannya yang baru saja ikut kemiliteran.

Hip-hop sendiri disebut sebagai manifestasi tiruan bunyi hentakan kaki para tentara. Adapun kisah dari Cindy Campbell turut menginisiasi munculnya hip-hop sebagai genre musik. Pada tanggal 11 Agustus 1973, Cindy mengadakan acara Back to School Party; inilah momen ia pertama kalinya memopulerkan hip-hop. Dalam acara tersebut, Cindy mengundang saudara lelakinya bernama DJ Kool Herc untuk menjadi pramuirama (disc jockey) di apartemen yang berada di 1520 Sedgwick Avenue, West Bronx, New York, Amerika Serikat (AS).

Herc sendiri memainkan potongan musik Funk and Soul, mulai dari The Jimmy Caster Brunch sampai James Brown. Apa yang ia lakukan tergolong tidak umum sebagai DJ, menjadi pelopor sekaligus penambah variasi dalam dunia disko—berkembang pesat hingga mencapai pusat kota.

Pesta ala Cindy Campbell itu selanjutnya menginspirasi banyak anak muda di Bronx untuk membuat pesta serupa. Pesta-pesta setelahnya yang menerapkan khas Cindy lalu dikenal dengan Pesta-pesta Blok. Seiring berjalannya waktu, hip-hop bertransformasi menjadi musik arus utama dengan keberagaman eksperimental serta makin terkenal sejak periode 1990-an hingga seterusnya.

baca juga

Di sisi lain, bila coba ditelusuri, dangdut berakar dari gaya musik Melayu yang saat itu mulai berkembang pada tahun 1950 sampai 1960-an, dengan rata-rata lirik lagunya bertemakan percintaan. Genre ini mayoritas dipengaruhi oleh unsur musik Hindustan (India Utara), Melayu, dan Arab. Musik khas India biasanya diiringi dengan tabuhan gendang, sementara suara cengkok penyanyi merupakan unsur utama dari musik Melayu.

Memasuki tahun 1970, dangdut kian berkembang di masyarakat Indonesia. Dari adanya penjualan kaset dangdut yang tinggi, tampak jelas bahwa musik dangdut sudah banyak dikenal khalayak ramai. Bahkan pada tahun 1979, majalah Tempo disebut mengungkap tahun tersebut sebagai ‘tahun dangdut’ karena berhasil menguasai pasaran kaset dan industri musik nasional.

Tidak mengherankan bahwa pada waktu itu, lagu dangdut yang biasa dibawakan oleh Rhoma Irama bersama grup musik Soneta, Rita Sugiarto, Elvy Sukaesih, A. Rafiq, hingga Meggy Z sebagai kelompok penyanyi kawakan sukses meninggikan pamor dangdut sampai ke negara kawasan ASEAN, Turki, Jepang, Australia, dan AS. Bahkan beredar kabar, seorang pengusaha asal Jepang pernah merilis sekitar 200 lagu milik Rhoma Irama dan disebarluaskan ke seantero negeri.

Indahkus sebagai Salah Satu Penyanyi Kekinian yang Turut Memopulerkan Hipdut

Barangkali ada Kawan GNFI yang masih belum kenal, siapa sih Indahkus itu? Menurut berbagai sumber, wanita dengan nama lengkap Indah Kusumaningrum ini diketahui punya darah Jawa dan Sulawesi Tengah, lahir di Padang, Sumatra Barat pada 9 April 1994. Walaupun demikian, ia justru tumbuh besar di Bandung.

Berkaitan dengan pendidikannya, ternyata Indahkus merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) yang berlokasi di Cimahi, Jawa Barat. Bahkan, Indahkus disebut sempat bekerja sebagai dokter umum di klinik kesehatan sebelum berganti haluan ke dunia entertainment.

“Aku lulus tuh 2019 awal, terus kayaknya baru tahun kemarin aku mengumumkan hiatus dulu dari dokter. Tapi aku masih jadi dokter untuk keluargaku. Jadi kalau setiap beberapa minggu aku ke Bandung, aku bawa alat-alat perkakas dokter,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari idntimes.com (6/3/2024).

Meski begitu, Indahkus masih ada niatan melanjutkan ke tahap spesialis, secara spesifik sebagai dokter mata.

“Penginnya sih aku [memperdalam soal] mata, ya, karena aku dari dulu [bidangnya] organ mata. Dan stase yang paling aku suka itu mata, kayak mata tuh indah, gitu,” demikian penuturannya kepada media.

Rupanya selain dunia kedokteran, Indahkus juga pernah mengikuti ajang Miss Indonesia 2014 mewakili provinsi Sulawesi Tengah hingga melaju ke babak 15 besar. Motivasi yang mendasarinya adalah karena rasa penasaran ingin mencoba memakai busana khas keputrian hingga sepatu hak tinggi. Belakangan ini, ia merasa profesi tersebut tidak cocok dengan kepribadiannya.

“Pas aku sudah berkompetisi di Miss Indonesia, kayaknya bukan aku, deh. Aku bukan ‘Miss’, deh,” ujar Indahkus.

Adapun kecintaannya pada Korean Pop (K-Pop) menghantarkan ia untuk ikut audisi yang diselenggarakan SM Entertainment selaku agensi hiburan beken pada 2014. Indahkus kerap melakukan dance cover lagu-lagu Red Velvet seperti contohnya Ice Cream Cake dan Russian Roulette. Namun, pupus harapan sempat menghampirinya sebab ia dinyatakan tidak lolos audisi.

Tidak berhenti di situ, Indahkus kemudian terjun dalam dunia musik sejak 2015. Dia merilis single debutnya bertajuk Inikah Cinta. Pada tahun yang sama, Indahkus juga muncul di sinetron NET TV bertajuk Stereo dengan perannya sebagai Amanda. Yang bikin takjub, Indahkus diketahui mengikuti survival show bernama E-Pop Unity di Tiongkok. Berbekal kegesitan belajarnya berbahasa Mandarin, ia segera meraih popularitasnya tanpa kendala yang signifikan.

baca juga

Jika Kawan memantau perkembangannya, Indahkus baru saja merilis lagu bergenre hipdut lainnya dengan judul bentar lagi sayang. Perilisan ini cukup menguatkan eksistensi hipdut sebagai genre anyar yang kini mulai mendapat ketenarannya di kalangan generasi muda.

Melalui kemampuan Indahkus yang multitalenta ini, kita diperlihatkan bahwa Indonesia tidak kekurangan akan sumber daya manusia yang potensial. Ini justru menjadi bukti aktual tentang kiasan “think globally, act locally”: sekalipun berasal dari daerah, bakat alami apabila dipoles dengan baik mampu menaikkan citra Indonesia di kancah internasional.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

PR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.