Tahukah Kawan GNFI bahwa Bengkulu tidak hanya memiliki beragam kuliner berbahan ikan, tetapi juga ada masakan dengan daging dan sayuran yang tidak kalah menarik? Yuk, kenal lebih dekat dengan gulai kemba'ang.
Bengkulu termasuk wilayah penuh rempah sebagai komoditas utama, maka jangan heran kalau kulinernya kaya rasa. Salah satu hidangan khas Bengkulu yakni gulai kemba'ang dengan iga sapi sebagai bahan utamanya. Iga sapi dimasak bersama santan dan beragam bumbu rempah sehingga menghasilkan kuah yang gurih nan nikmat.
Uniknya gulai kemba'ang tidak hanya terletak pada penggunaan iga sapi. Hidangan ini dilengkapi dengan daun talas atau daun pakis yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Dilansir dari laman RRI, umumnya masyarakat Bengkulu menyebut tanaman talas atau keladi yang bagian daun dan batangnya dimanfaatkan sebagai sayuran dengan sebutan kemba'ang.
Fakta Menarik Gulai Kemba'ang
Penggunaan daun talas dalam masakan tentu membutuhkan pengolahan yang tepat. Jika tidak dibersihkan dan dimasak dengan baik, daun talas dapat menimbulkan rasa gatal ketika dikonsumsi. Karena itu, proses memasak gulai kemba'ang membutuhkan kesabaran agar bahan-bahannya matang sempurna dan menghasilkan rasa yang nikmat.
Dalam tradisi masyarakat Bengkulu, gulai kemba'ang juga kerap disajikan dalam acara hajatan. Namun, di wilayah Mukomuko, makanan ini sering disajikan saat Ramadan untuk menu berbuka puasa.
Makanan ini dapat ditemukan di sejumlah warung makan dan masih diwariskan secara turun-temurun sebagai salah satu bagian dari kekayaan kuliner daerah.
Penasaran bagaimana cara membuat kudapan khas Bengkulu ini? Yuk, simak resepnya di bawah ini!
Bahan utama:
- 500 gram iga sapi, potong-potong
- 400 ml santan dari ½ butir kelapa
- 200 gram daun pakis, siangi
- 100 gram daun talas, rebus dan iris kasar
- 2 lembar daun salam
- 3 buah asam kandis
- 100 gram kelapa parut, sangrai lalu haluskan
- 2 sendok makan minyak goreng
- 2 sendok teh garam
- ¾ sendok teh gula pasir
Bumbu halus:
- 8 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 buah cabai merah
- 2 cm lengkuas
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- ¾ sendok teh ketumbar
Cara membuat gulai kemba’ang:
Pertama, rebus iga sapi dengan sekitar 800 ml air hingga dagingnya menjadi empuk. Setelah matang, saring air rebusan dan sisihkan sekitar 600 ml air kaldu.
Panaskan minyak goreng di dalam wajan. Setelah minyak panas, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan bersama daun salam. Tumis hingga bumbu mengeluarkan aroma harum.
Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci berisi iga sapi dan kaldu. Aduk hingga bumbu tercampur rata dengan iga.
Selanjutnya, tuangkan santan secara perlahan sambil terus diaduk. Gunakan api sedang dan pastikan santan tidak pecah.
Setelah kuah mulai mendidih, masukkan daun pakis, daun talas, dan asam kandis. Tambahkan garam serta gula pasir sesuai selera.
Masukkan kelapa parut yang sebelumnya sudah disangrai dan dihaluskan. Aduk kembali hingga seluruh bahan tercampur rata.
Masak gulai kemba'ang dengan api sedang hingga bumbu meresap, iga sapi semakin empuk, dan kuahnya matang.
Setelah matang, angkat dan sajikan Gulai Kemba’ang dalam keadaan hangat.
Gulai kemba’ang paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat. Kuah santannya yang gurih berpadu dengan aroma rempah, iga sapi yang empuk, serta daun pakis dan daun talas membuat hidangan ini semakin menggugah selera.
Nah, Kawan, ternyata Bengkulu memiliki kuliner tradisional yang tidak kalah menarik untuk dicoba, ya! gulai kemba'ang bukan hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga menjadi salah satu bagian dari kekayaan kuliner masyarakat Bengkulu, khususnya Mukomuko.
Jadi, kalau berkesempatan berkunjung ke Bengkulu, jangan lupa mencicipi gulai kemba'ang!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


