literasi keuangan kknt ipb di bojong bungbulang - News | Good News From Indonesia 2026

Cerdas Kelola Keuangan Keluarga dan Pemanfaatan POC, Mahasiswa KKNT IPB Edukasi Ibu-Ibu Posyandu Desa Bojong, Garut

Cerdas Kelola Keuangan Keluarga dan Pemanfaatan POC, Mahasiswa KKNT IPB Edukasi Ibu-Ibu Posyandu Desa Bojong, Garut
images info

Foto Bersama program Literasi Keuangan


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University menyelenggarakan sosialisasi bertema Literasi Keuangan dan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bagi masyarakat di Posyandu Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, pada Kamis (6/8/2026).

Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi literasi keuangan secara khusus menyasar ibu-ibu rumah tangga sebagai pengelola utama keuangan keluarga, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran secara bijak, kebiasaan menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan.

Melalui edukasi tersebut, diharapkan para ibu mampu mengambil keputusan finansial yang lebih tepat, membangun ketahanan ekonomi keluarga, serta mewujudkan pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif dan berkelanjutan.

baca juga

Sosialisasi literasi keuangan difokuskan pada upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijaksana. Aktivitas yang bertempat di Posyandu Desa Bojong ini dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi diskusi bersama ibu-ibu.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan konsep dasar literasi keuangan sebagai kemampuan mengelola pendapatan secara efektif, mulai dari memperoleh, menggunakan, menyimpan, hingga merencanakan keuangan untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun masa depan.

Ibu-ibu juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, membangun keamanan finansial keluarga, serta langkah preventif untuk menghindari jeratan utang melalui pengelolaan keuangan yang sehat.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai strategi sederhana dalam mengelola keuangan rumah tangga, seperti membiasakan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, mengalokasikan pendapatan ke dalam beberapa “kantong" keuangan yang mencakup kebutuhan pokok, tabungan, dana darurat, serta modal usaha atau kebutuhan sosial, hingga memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan.

Mahasiswa juga mengajak peserta memahami pentingnya memiliki dana darurat sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Selain itu, sosialisasi turut membahas bahaya pinjaman online ilegal, ciri-ciri yang perlu diwaspadai, serta pentingnya memastikan legalitas penyedia layanan pinjaman melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum melakukan transaksi keuangan.

Selain memberikan edukasi mengenai literasi keuangan, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University turut memperkenalkan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai salah satu bentuk pemanfaatan limbah peternakan yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Sosialisasi ini diikuti oleh dokter, bidan, serta ibu-ibu yang menghadiri kegiatan Posyandu. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa POC dibuat dari kotoran ternak, seperti kambing, domba, dan sapi, yang dicampurkan dengan air serta larutan gula aren.

Gula aren berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi mikroorganisme selama proses fermentasi sehingga mampu mendukung perkembangan bakteri pengurai dan menghasilkan pupuk organik cair yang berkualitas.

Seluruh bahan difermentasikan selama 14 hari di dalam galon berkapasitas 5 liter hingga menghasilkan POC yang siap digunakan. Sebagai bentuk implementasi, POC yang telah difermentasi kemudian dikemas ke dalam botol berukuran 120 ml dan dibagikan kepada ibu-ibu peserta Posyandu agar dapat dimanfaatkan secara langsung di kebun mereka.

baca juga

Mahasiswa juga menjelaskan tata cara penggunaannya, yaitu dengan mencampurkan satu botol POC (120 ml) ke dalam tiga botol air sebelum diaplikasikan pada tanaman.

Larutan tersebut dapat digunakan untuk menyiram maupun menyemprot tanaman sehingga membantu meningkatkan kesuburan tanaman, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, sekaligus mendorong pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Pembagian Bibit dan Pupuk Organik Cair (POC)

Antusiasme peserta tampak selama kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif terjadi antara mahasiswa dengan dokter, bidan, dan ibu-ibu peserta Posyandu yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan.

Topik yang dibahas meliputi pengelolaan anggaran rumah tangga, strategi menabung bagi keluarga dengan pendapatan tidak tetap, cara mengenali pinjaman online ilegal, hingga proses pembuatan, fermentasi, penyimpanan, dan penggunaan POC pada tanaman.

Tingginya partisipasi peserta mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap pengetahuan praktis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk penguatan materi, mahasiswa turut membagikan media edukasi kepada peserta agar materi yang telah disampaikan dapat dipelajari kembali secara mandiri.

Melalui media tersebut, masyarakat diharapkan terdorong untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara lebih terencana, membiasakan menabung, serta menyiapkan dana darurat.

Di sisi lain, pengetahuan mengenai pembuatan POC diharapkan mampu mendorong pemanfaatan limbah peternakan sebagai pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

baca juga

Melalui kegiatan sosialisasi literasi keuangan dan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), mahasiswa KKNT Inovasi IPB University berharap masyarakat Desa Bojong dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Perpaduan antara pengelolaan keuangan keluarga yang lebih baik dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

 

Author:

  • Asma Nabila – Ekonomi, FEM, IPB
  • Elvany Rose Damayanti – Manajemen Hutan, Fahutan IPB

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KK
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.