kknt ipb serahkan peta tutupan lahan untuk mendukung perencanaan desa tambahrejo kecamatan tunjungan kabupaten blora - News | Good News From Indonesia 2026

KKNT IPB Serahkan Peta Tutupan Lahan untuk Mendukung Perencanaan Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora

KKNT IPB Serahkan Peta Tutupan Lahan untuk Mendukung Perencanaan Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora
images info

Dokumentasi Pribadi


Informasi mengenai kondisi wilayah menjadi salah satu hal penting dalam mendukung perencanaan dan pengembangan desa. Namun, tidak semua desa telah memiliki data spasial yang dapat menggambarkan kondisi wilayahnya secara menyeluruh. Hal tersebut juga menjadi salah satu kondisi yang ditemukan di Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Desa Tambahrejo sebelumnya belum memiliki peta tutupan lahan yang dapat memberikan gambaran mengenai persebaran kondisi permukaan wilayahnya.

Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Tambahrejo Tunjungan Blora IPB University berinisiatif membuat peta tutupan lahan Desa Tambahrejo. Peta tersebut kemudian diserahkan kepada perangkat Desa Tambahrejo pada 13 Agustus 2026 sebagai salah satu produk kegiatan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di desa.

Pembuatan peta ini berangkat dari keinginan mahasiswa untuk tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat sementara, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan oleh desa. Dengan tersedianya peta tutupan lahan, perangkat desa dapat memperoleh gambaran visual mengenai kondisi wilayah yang sebelumnya belum terdokumentasikan dalam bentuk peta khusus.

Dalam prosesnya, mahasiswa memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dengan menggunakan citra satelit Landsat 8 tahun 2024. Data citra tersebut diolah melalui Google Earth Engine (GEE) untuk memperoleh informasi mengenai tutupan permukaan wilayah Desa Tambahrejo. Selanjutnya, data yang telah diperoleh diproses menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan tampilan peta yang informatif dan mudah dipahami.

baca juga

Teknologi tersebut memungkinkan proses pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan data penginderaan jauh yang mencakup wilayah desa secara luas. Penggunaan Sistem Informasi Geografis juga membantu mahasiswa dalam mengolah data spasial dan menyajikannya dalam bentuk visual. Bagi mahasiswa, proses ini menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus menggunakannya untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

Hasil pemetaan menunjukkan tiga kategori tutupan lahan utama di Desa Tambahrejo, yaitu permukiman, sawah, dan vegetasi. Ketiga kategori tersebut divisualisasikan dalam peta untuk menunjukkan persebaran tutupan lahan di wilayah desa. Peta kemudian dicetak sebagai produk akhir dan diserahkan secara langsung kepada perangkat Desa Tambahrejo.

Penyerahan peta tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena hasil pemetaan tidak hanya berhenti sebagai data yang digunakan oleh mahasiswa. Dengan diberikan kepada perangkat desa dalam bentuk cetak, peta dapat menjadi arsip dan sumber informasi yang dapat diakses secara langsung oleh pihak desa. Keberadaan peta tutupan lahan diharapkan dapat membantu perangkat Desa Tambahrejo dalam mengenali karakteristik wilayahnya dengan lebih mudah.

Informasi tersebut juga dapat menjadi salah satu data pendukung dalam melihat kondisi lahan dan mempertimbangkan berbagai kebutuhan pengembangan wilayah. Meskipun peta ini merupakan gambaran kondisi berdasarkan data tahun 2024, hasilnya dapat menjadi dasar untuk pengembangan dan pembaruan data spasial desa di kemudian hari.

Bagi mahasiswa KKNT IPB, pembuatan peta tutupan lahan juga menjadi bentuk penerapan ilmu yang memiliki manfaat langsung. Pengalaman mengolah citra satelit melalui Google Earth Engine hingga menyajikannya dalam bentuk peta menggunakan ArcGIS memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan kemampuan akademik dengan kebutuhan masyarakat.

baca juga

Lebih dari sekadar hasil pemetaan, peta tutupan lahan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Tambahrejo dalam membangun informasi spasial yang lebih lengkap. Ke depan, data tersebut dapat diperbarui mengikuti perubahan kondisi wilayah dan dikembangkan dengan informasi lainnya sesuai kebutuhan desa.

Melalui penyerahan peta tutupan lahan pada 13 Agustus 2026, KKNT IPB University berupaya meninggalkan produk yang dapat memberikan manfaat setelah kegiatan mahasiswa berakhir. Kolaborasi antara mahasiswa dan perangkat desa melalui pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung Desa Tambahrejo dalam mengenali wilayahnya secara lebih terstruktur serta menjadi bagian dari upaya membangun perencanaan desa yang berbasis data.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KT
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.