layang simpang joglo jembatan rel kereta api layang terpanjang di indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Layang Simpang Joglo: Jembatan Rel Kereta Api Layang Terpanjang di Indonesia

Layang Simpang Joglo: Jembatan Rel Kereta Api Layang Terpanjang di Indonesia
images info

Layang Simpang Joglo | BKIP Kemenhub


Layang Simpang Joglo adalah jalur rel layang yang difungsikan sebagai jembatan kereta api. Terletak di Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, Layang Simpang Joglo juga merupakan jembatan rel kereta api layang terpanjang di Indonesia.

Jembatan kereta berwarna merah menyala ini merupakan solusi untuk mengurai kemacetan parah di salah satu persimpangan tersibuk di Kota Solo. Jalur ini menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan jalur kereta api lintas utara Jawa.

Karakteristik Layang Simpang Joglo

Pembangunan infrastruktur ini dimulai dengan peletakan batu pertama pada 8 Januari 2022. Proyek besar terbsebut dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui KSO antara Hutama Karya dan Wijaya Karya.

Struktur utama jembatan ini memiliki panjang total mencapai 270 meter. Bentang utamanya membentang sepanjang 130 meter.

Secara keseluruhan, jalur layang (elevated track) ini membentang sepanjang 1,8 kilometer spoor (kmsp). Hal ini membuat Layang Simpang Joglo menjadi jembatan rel kereta api dengan struktur rangka baja komposit terpanjang di tanah air.

baca juga

Jembatan ini dibangun menggunakan material baja dan beton yang dirancang untuk memiliki daya tahan sangat luar biasa. Kapasitas beban maksimumnya sanggup menahan hingga 1.300 ton. Pada Oktober 2024, jembatan ini sukses melewati tahap uji beban (loading test) dengan delapan lokomotif dengan total berat 684 ton.

Delapan lokomotif tersebut terdiri atas lokomotif seri CC 203 sebanyak 2 unit, CC 201 sebanyak 4 unit dan CC 300 sebanyak 2 unit. Rangkaian ini melaju dengan kecepatan hingga 20 kpj.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakteristik jembatan ini ternyata lebih kaku dan lebih kokoh dibandingkan dengan dokumen perencanaan awal. Lendutan maksimal yang tercatat hanya sebesar 27,488 mm, lebih kecil dari perhitungan rencana sebesar 32,25 mm.

Bantu Urai Kemacetan

Kehadiran rel layang ini menjadi bagian dari pembangunan jalur ganda KA Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso sepanjang 10 kilometer. Sebelum ada jembatan ini, kemacetan di area tersebut bisa memakan waktu hingga setengah jam setiap ada kereta lewat.

Jalur layang tersebut membuat pergerakan masyarakat di sekitar Solo Raya semakin lancar, mengingat kawasan ini berada di titik bertemunya tujuh persimpangan dengan jalur kereta api menuju ke Semarang dan Bandara Adi Soemarmo.

Di sisi lain, desain jembatan ini juga terbilang unik karena tidak hanya mengedepankan fungsi teknis semata, tapi juga keindahan estetika. Konstruksi jembatan mengadopsi kearifan lokal Kota Solo yang sangat kental agar bisa menjadi ikon baru kota. Ornamen-ornamen yang digunakan terinspirasi dari Batik Sidomukti, Pasar Klewer, hingga nuansa Keraton Surakarta.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.