optimalisasi potensi daun kelor green bits hadirkan edukasi dan peluang kemitraan di kalurahan mertelu yogyakarta - News | Good News From Indonesia 2026

Optimalisasi Potensi Daun Kelor: Green Bits Hadirkan Edukasi dan Peluang Kemitraan di Kalurahan Mertelu, Yogyakarta

Optimalisasi Potensi Daun Kelor: Green Bits Hadirkan Edukasi dan Peluang Kemitraan di Kalurahan Mertelu, Yogyakarta
images info

Warga kelurahan mertelu, Gunung Kidul, yogyakarta


Daun kelor selama ini dikenal sebagai tanaman yang mudah ditemukan di pekarangan rumah. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, daun kelor menyimpan banyak manfaat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

Melihat potensi tersebut, Tim Green Bits, mahasiswa penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 dari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, mengadakan kegiatan Green Bits Goes Mertelu di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan yang mengusung tema "Potensi Inovasi Pengolahan Daun Kelor Guna Meningkatkan Nilai Gizi dan Ekonomi Keluarga" ini dihadiri oleh Pemerintah Kalurahan Mertelu, Tim Penggerak PKK, serta masyarakat setempat.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga mencoba langsung produk olahan daun kelor yang dibawa oleh Tim Green Bits.

Pada sesi pertama, peserta diajak mengenal lebih dekat manfaat daun kelor. Selama ini banyak masyarakat yang menanam kelor di sekitar rumah, tetapi belum mengetahui bahwa tanaman tersebut memiliki kandungan gizi yang tinggi.

baca juga

Daun kelor kaya akan zat besi, protein, vitamin, dan antioksidan sehingga berpotensi menjadi salah satu pangan lokal yang baik untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga.

Selain membahas manfaat kesehatan, peserta juga diajak melihat potensi daun kelor dari sisi ekonomi. Daun kelor ternyata tidak hanya bisa diolah menjadi sayur, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Hal ini membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan tanaman yang sudah tersedia di lingkungan sekitar menjadi sumber pendapatan tambahan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai digital marketing. Pada sesi ini, peserta dikenalkan dengan cara sederhana memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.

Harapannya, masyarakat semakin memahami bahwa teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk lokal.

Keseruan semakin terasa saat Tim Green Bits memperkenalkan produk Green Bits Cookies, camilan sehat berbahan dasar daun kelor. Peserta diberi kesempatan mencicipi produk secara langsung, kemudian memberikan penilaian mengenai rasa, aroma, tekstur, dan tampilan melalui uji organoleptik.

Banyak peserta mengaku terkejut karena cookies berbahan dasar daun kelor ternyata memiliki rasa yang enak dan dapat diterima oleh berbagai kalangan.

Tidak hanya berhenti pada kegiatan edukasi, Green Bits Goes Mertelu juga menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Green Bits membuka peluang kerja sama bagi warga yang memiliki atau ingin membudidayakan tanaman kelor untuk menjadi pemasok daun kelor sebagai bahan baku produksi.

Dengan adanya kemitraan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh tambahan penghasilan dari hasil panen daun kelor, sementara Green Bits mendapatkan bahan baku berkualitas yang berasal langsung dari petani lokal.

baca juga

Bagi Tim Green Bits, kegiatan ini bukan hanya tentang memperkenalkan produk, tetapi juga tentang membangun hubungan dan kepercayaan dengan masyarakat.

Harapannya, kerja sama yang mulai dibangun hari ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Green Bits sendiri merupakan usaha mahasiswa yang dikembangkan oleh Yuli Aryan Putri, Surya Ramadhani Napitupulu, Rivael Sihotang, Johan Febrian Siregar, dan Alyatami Indah Dafina, di bawah bimbingan Bapak Hernowo, M.P., M.Sc.

Melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), tim ini berupaya menghadirkan inovasi pangan lokal yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan Green Bits Goes Mertelu, Tim Green Bits berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa potensi lokal di sekitar mereka memiliki nilai yang besar apabila dikelola dengan baik.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, dan masyarakat, daun kelor diharapkan tidak lagi dipandang sebagai tanaman biasa. Namun, sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan kesehatan, memperkuat ekonomi keluarga, dan mendukung kemajuan desa secara berkelanjutan.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.