dikira modus scam ilustrator depok tsaqif baihaqi ini hampir nyuekin tawaran proyek ariana grande - News | Good News From Indonesia 2026

Dikira Modus Scam, Ilustrator Depok Tsaqif Baihaqi Ini Hampir Nyuekin Tawaran Proyek Ariana Grande

Dikira Modus Scam, Ilustrator Depok Tsaqif Baihaqi Ini Hampir Nyuekin Tawaran Proyek Ariana Grande
images info

Tsaqif Baihaqi, ilustrator asal Depok yang terlibat dalam proyek visual Ariana Grande.


Awalnya, Tsaqif Baihaqi mengira pesan dari luar negeri yang menawarkan proyek ilustrasi itu hanyalah scam. Namun setelah ditelusuri, pengirimnya ternyata merupakan bagian dari tim kreatif yang menggarap visual untuk Ariana Grande.

Untung, Tsaqif lebih dulu cari tahu!

Ya, saat seorang perwakilan agensi kreatif luar negeri menghubunginya dan menawarkan proyek berbayar dalam dolar Amerika Serikat, ilustrator asal Meruyung, Depok, tersebut mengira dirinya sedang menjadi sasaran penipuan daring. Sebab, tawaran pekerjaan dengan nominal bayaran tinggi memang kerap menjadi modus penipuan.

Meski skeptis, Tsaqif memilih untuk memeriksa terlebih dahulu siapa sosok di balik pesan tersebut. Rupanya, orang yang menghubunginya bukan penipu, melainkan Kevin Kloecker dari Good World Creative, agensi kreatif internasional yang pernah menangani proyek untuk musisi dunia seperti Demi Lovato dan Tame Impala.

Dari pesan yang sempat dicurigai sebagai scam itulah, Tsaqif akhirnya dipercaya mengerjakan visual promosi untuk lagu terbaru Ariana Grande berjudul Hate that I Made You Love Me pada 2026.

Dalam proyek ini, ia diminta mengerjakan artwork utama sekaligus title treatment untuk lagu Hate that I Made You Love Me. Title treatment adalah proses merancang tampilan tipografi atau judul agar memiliki identitas visual yang khas dan sesuai dengan konsep kampanye yang dibangun.

baca juga

Proyek Dalam 3 Hari

Sebenarnya, tim Ariana Grande telah memiliki konsep dasar yang ingin diusung. Meski demikian, Tsaqif tetap diberi ruang untuk mengeksplorasi sentuhan visualnya sendiri. Gaya retro yang selama ini menjadi ciri khas karyanya pun ikut mewarnai hasil akhir poster tersebut.

Yang menarik, proyek berskala global itu harus diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat. Tsaqif hanya memiliki sekitar tiga hari untuk mengerjakan artwork utama dan title treatment yang akan digunakan dalam materi promosi lagu tersebut. Tenggat waktu yang mepet itu muncul karena kebutuhan kampanye promosi yang mendesak.

Meski dikejar waktu, proses pengerjaannya justru berjalan relatif mulus. Komunikasi dengan tim kreatif berlangsung lancar dan revisi yang diminta tidak banyak mengubah konsep utama yang telah dibuat.

"Hanya ada perubahan sedikit, seperti mengubah posisi jari tengah agar terlihat lebih natural saat memegang spion mobil, dan setelah itu mereka langsung setuju," ujar Tsaqif.

baca juga

Berawal dari Ilustrasi Hadiah Wisuda

Sebenarnya, siapa Tsaqif?

Pemilik akun @rising67.studio ini sebenarnya bukan sosok yang lahir dari dunia entertainment. Dulunya, Tsaqif mengawali kariernya dari pesanan ilustrasi personal. Saat itu, sebagian besar kliennya memesan ilustrasi untuk hadiah ulang tahun, wisuda, hingga kenang-kenangan.

"Sebenarnya saya tidak langsung terjun ke industri entertainment, awalnya saya buka jasa ilustrasi membuat vector wajah, WPAP, dan digital painting," ujar Tsaqif, dikutip dari IDN Times.

Dari pekerjaan-pekerjaan itu lah, Tsaqif terus membangun portofolio sekaligus mengasah kemampuannya sebagai ilustrator.

Salah satu trik Tsaqif upgrade kemampuan diri adalah dengan bergabung ke dalam grup yang punya minat sama. Ia pun aktif di grup Facebook yang berisi para kreator vector wajah. Di sana, Tsaqif menemukan banyak seniman yang membuat poster alternatif untuk film dan serial populer.

"Saya bertemu orang di grup Facebook vector wajah yang membuat poster alternatif film Stranger Things dan Interstellar," ungkapnya.

Dari situ, ia mulai mencoba. Ketertarikannya terhadap film, musik, dan budaya populer membuat jalur tersebut terasa dekat dengan dirinya.

baca juga

Tahun 2018 Makin Serius Mempertajam Kemampuan

Meski telah lama menggambar, Tsaqif baru benar-benar serius menekuni industri hiburan pada 2018. Sejak saat itu, fokus pekerjaannya mulai bergeser ke pembuatan poster film, key art, hingga berbagai materi promosi.

"Sekitar tahun 2018, saya mulai lebih serius mengembangkan jalur tersebut. Sampai akhirnya membawa saya ke berbagai macam proyek industri entertainment," katanya.

Perjalanan itu kemudian membawanya terlibat dalam berbagai proyek internasional. Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Tsaqif pernah mengerjakan proyek sebagai ilustrator lepas yang berkaitan dengan Sony Pictures Entertainment, Chattajack LLC, dan Showdown Alaska.

Salah satu proyek yang pernah ditanganinya adalah pembuatan poster promosi dan merchandise terbatas untuk film Morbius yang dirilis pada 2022.

baca juga

Dari Film Legendaris hingga Musisi Dunia

Meski proyek Ariana Grande menjadi sorotan terbesar, ada beberapa karya lain yang menurut Tsaqif tak kalah berkesan. Salah satunya adalah saat dirinya mendapat kesempatan membuat poster alternatif resmi berlisensi untuk film HEAT (1995).

"Bisa dapat kesempatan membuat artwork official license poster film alternatif HEAT 1995 yang ditampilkan dalam event seperti San Diego Comic-Con 2025," kata Tsaqif.

Selain itu, ia juga terlibat dalam kampanye visual film independen Nadine yang dibintangi Grace Caroline Curry, aktris yang dikenal lewat film Shazam!.

Dalam proyek tersebut, Tsaqif mengerjakan berbagai kebutuhan visual, mulai dari poster teaser, poster properti produksi, poster utama alternatif, hingga sampul soundtrack.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.