Sekolah Kristen Calvin kelas 11 kembali menunjukkan kreativitas luar biasa dengan pengolahan sampah menjadi kerajinan yang mempunyai peluang barang ekonomis.
Setelah menerima materi pemilahan sampah, peserta langsung mempraktikkan pengolahan sampah menjadi kerajinan bernilai guna. Kegiatan ini didampingi oleh Trash Ranger Indonesia dan Pijar Muda, dengan semangat untuk belajar mengubah limbah menjadi karya nyata.
Dari Sampah Anorganik hingga Kostum Pahlawan
Kelompok siswa kelas 11 dibagi menjadi 6 tim dengan masing-masing 1 fasilitator dari Pijar Muda. Mereka berlomba-lomba menunjukkan kreativitas dengan menyulap sampah anorganik botol plastik, kardus, trash bag, tutup botol, hingga plester menjadi produk yang inovatif.
Dari kegiatan ini, siswa belajar bahwa sampah bukan akhir, melainkan awal dari kreasi. Aksesoris remote AC buatan Kelompok 2 juga menekankan pentingnya mematikan peralatan listrik, terutama AC di lantai 8 sekolah, untuk mengurangi jejak karbon.
Kolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia dan Pijar Muda membuka wawasan bahwa ekonomi sirkular bisa dimulai dari hal kecil. Botol plastik yang biasanya dibuang menjadi kemoceng, wayang, atau bahkan kostum pahlawan.
Dari Prakarya menuju Kesadaran

Karya Kerajinan Kelompok 3 (kanan) dan 5 (kiri) (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)
Kegiatan praktik prakarya ini membuktikan bahwa siswa SMA Calvin tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga kreatif dalam menyelesaikan masalah sampah. Mereka mengaplikasikan konsep 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot) menjadi produk nyata.
Dengan adanya karya-karya seperti mainan basket dari botol bekas dan tempat sampah roda dua, diharapkan gerakan pengelolaan sampah menyenangkan dapat menular ke sekolah-sekolah lain. Apalagi didukung regulasi pemilahan sampah dari Pemprov DKI Jakarta.
Penghargaan Kerajinan sampah
Sesi akhir acara adalah penghargaan dengan berbagai kategori. Untuk kategori Best Speaker dan Best Team diraih oleh kelompok 3. Adapun penghargaan Most of Participant dimenangkan oleh kelompok 6.
Siswa siswi kelas 11 Sekolah Calvinmerasa terbuka wawasan tentang klasifikasi sampah plastik sebagai residu, serta mengapresiasi metode belajar interaktif (materi + permainan pilah sampah) yang jarang mereka dapatkan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


