penguatan keberanian dan kesadaran siswa melalui program speak up stay safe dalam mencegah kekerasan seksual di kalangan remaja - News | Good News From Indonesia 2026

Penguatan Keberanian dan Kesadaran Siswa Melalui Program "Speak Up, Stay Safe" dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Kalangan Remaja

Penguatan Keberanian dan Kesadaran Siswa Melalui Program "Speak Up, Stay Safe" dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Kalangan Remaja
images info

Penguatan Keberanian dan Kesadaran Siswa Melalui Program "Speak Up, Stay Safe" dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Kalangan Remaja


Fenomena kekerasan seksual di kalangan remaja di Indonesia semakin menjadi masalah yang mengkhawatirkan. Meningkatnya jumlah kasus menunjukkan bahwa lingkungan sekolah belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman bagi siswa.

Banyak korban memilih untuk tetap diam karena takut, malu, atau khawatir akan dihakimi secara negatif oleh orang-orang di sekitarnya. Padahal, dampak kekerasan seksual tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik korban, tetapi juga kesehatan mental, harga diri, dan kehidupan sosial mereka dalam jangka panjang.

Pertumbuhan teknologi dan media sosial juga telah meningkatkan jenis kekerasan seksual yang dialami oleh para remaja. Kekerasan tidak hanya terjadi secara tatap muka, kekerasan juga dapat terjadi melalui media digital. Ini termasuk hal-hal seperti pelecehan verbal, berbagi informasi pribadi tanpa izin, dan membuat ancaman secara online.

Situasi ini membuat remaja menjadi kelompok yang sangat rentan karena pada usia ini, mereka masih mencoba menemukan identitas mereka dan perkembangan emosional mereka belum stabil. Kurangnya pemahaman tentang batasan tubuh, persetujuan, dan perlindungan diri meningkatkan risiko kekerasan seksual di sekolah dan masyarakat.

Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang menggagas program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Speak Up, Stay Safe” sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

baca juga

Program ini dirancang sebagai upaya preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya perlindungan diri, mengenali bentuk-bentuk kekerasan seksual, serta memahami hak-hak yang dimiliki sebagai pelajar. Melalui kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyuluhan hukum, para siswa dan siswi diharapkan memiliki keberanian untuk berbicara, menolak tindakan yang tidak pantas, serta melaporkan setiap bentuk kekerasan seksual kepada pihak yang berwenang demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.

Program “Speak Up, Stay Safe” dilaksanakan di SMK Sasmita Jaya 2 Kota Tangerang Selatan dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta sesi tanya jawab yang memungkinkan siswa terlibat secara aktif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menjaga batasan diri, hak-hakkorban untuk mendapatkan perlindungan hukum, serta tata cara melaporkan kejadian secara aman kepada pihak yang dipercaya.

Selain memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya dan pencegahan kekerasan seksual, program ini juga mendorong penguatan sistem pelaporan di lingkungan sekolah agar tercipta ruang belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Sistem pelaporan yang aman, mudah diakses, ramah siswa, serta menjamin kerahasiaan identitas korban sangat penting untuk meningkatkan keberanian siswa dalam melaporkan tindakan kekerasan seksual tanpa rasa takut, malu, atau terancam. Dengan adanya mekanisme pelaporan yang jelas, pihak sekolah dapat memberikan penanganan dan perlindungan secara cepat dan tepat.

baca juga

Upaya ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menegaskan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak korban kekerasan seksual.

Melalui program “Speak Up, Stay Safe”, diharapkan akan tercipta budaya sekolah yang lebih responsif terhadap kasus kekerasan seksual. Siswa tidak hanya menjadi lebih sadar akan hak dan keselamatan dirinya, tetapi juga memiliki keberanian untuk berbicara dan bertindak ketika menghadapi situasi yang mengancam. Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang berani, peduli, dan mampu menjaga dirinya dari berbagai bentuk kekerasan seksual.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.