asn kini punya harapan baru korpri dan btn luncurkan program rumah modern - News | Good News From Indonesia 2026

ASN Kini Punya Harapan Baru: KORPRI dan BTN Luncurkan Program Rumah Modern

ASN Kini Punya Harapan Baru: KORPRI dan BTN Luncurkan Program Rumah Modern
images info

ASN Kini Punya Harapan Baru: KORPRI dan BTN Luncurkan Program Rumah Modern


Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) resmi meluncurkan program perumahan khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka peringatan HUT ke-78 BKN. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian layak bagi jutaan ASN di Indonesia yang hingga kini masih banyak belum memiliki rumah pribadi.

Peluncuran program berlangsung di kantor pusat BKN, Jakarta, Selasa 26 Mei 2026, dan dipimpin langsung oleh Kepala BKN sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Program ini mengusung slogan “Tinggal Lebih Dekat, Hidup Lebih Maju” sebagai simbol upaya menghadirkan hunian modern yang tidak hanya nyaman ditempati, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup ASN dan keluarganya.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari kolaborasi pemerintah dengan sektor perbankan nasional guna menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau, strategis, dan berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan rumah bagi ASN menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan pegawai serta produktivitas kerja mereka.

Program rumah ASN dirancang dengan konsep modern dan lokasi strategis

Hunian yang diperkenalkan dalam program ini mengusung konsep urban modern dengan desain minimalis dan fungsional. Kawasan perumahan dirancang agar mampu mendukung aktivitas keluarga muda sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman bagi ASN.

Selain mengutamakan desain modern, lokasi perumahan juga dipilih di kawasan strategis dengan akses transportasi yang mudah dijangkau. Konsep tersebut diharapkan mampu membantu ASN memiliki rumah yang dekat dengan pusat aktivitas sehingga dapat mengurangi beban mobilitas harian.

Program ini juga menawarkan sejumlah keunggulan lain seperti lingkungan yang mendukung produktivitas, fasilitas penunjang aktivitas keluarga, hingga nilai investasi jangka panjang. Pemerintah dan BTN turut menghadirkan skema pembiayaan yang lebih ringan agar ASN memiliki peluang lebih besar untuk memiliki rumah sendiri.

Prof. Zudan menyebut kepemilikan hunian menjadi salah satu kebutuhan mendasar ASN yang harus dipenuhi agar para pegawai dapat bekerja lebih tenang dan fokus melayani masyarakat. Menurutnya, kesejahteraan ASN akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan integritas aparatur negara.

“ASN harus tenang memiliki hunian agar dapat bekerja secara optimal dan fokus melayani masyarakat,” ujar Prof. Zudan.

Mayoritas ASN ternyata belum memiliki rumah pribadi

Dalam pemaparannya, Prof. Zudan mengungkapkan bahwa jumlah ASN yang belum memiliki rumah masih sangat besar. Dari total sekitar 6,7 juta ASN di Indonesia, baru sekitar 22 persen yang tercatat mempunyai rumah sendiri.

Data tersebut menjadi alasan utama KORPRI menggandeng BTN untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi ASN. Salah satu skema yang ditawarkan adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 30 tahun sehingga cicilan menjadi lebih ringan dan terjangkau.

Direktur Utama BTN, Nixon L. P. Napitupulu, mengatakan ASN merupakan segmen penting dalam pembiayaan sektor perumahan nasional. Karena itu BTN berkomitmen menyediakan kebijakan pembiayaan yang fleksibel agar ASN lebih mudah mendapatkan hunian.

Menurut Nixon, program ini juga mendukung target pembangunan tiga juta rumah bagi ASN di Indonesia. BTN akan menyiapkan skema pembiayaan untuk rumah subsidi maupun non-subsidi sesuai kebutuhan dan kemampuan pegawai.

Ia menilai kepastian memiliki rumah menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi keluarga ASN. Dengan adanya dukungan pembiayaan jangka panjang, ASN diharapkan tidak lagi kesulitan mewujudkan impian memiliki hunian sendiri.

KORPRI juga siapkan pendidikan dan layanan kesehatan untuk ASN

Tidak hanya fokus pada sektor perumahan, KORPRI juga menaruh perhatian pada pengembangan kualitas sumber daya manusia ASN. Berdasarkan data BKN, masih terdapat sekitar 32 persen ASN yang belum menempuh pendidikan strata satu atau S1.

Selain itu, jumlah ASN dengan jenjang pendidikan S2 juga dinilai masih rendah. Karena itu KORPRI melalui divisi Toktok Indonesia menyiapkan program pengembangan kompetensi dan pendidikan lanjutan bagi ASN di seluruh Indonesia.

Prof. Zudan menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan ASN penting untuk mendukung profesionalisme birokrasi di masa depan. Melalui Toktok Indonesia, ASN akan mendapat akses pengembangan kemampuan dan peluang melanjutkan pendidikan secara lebih luas.

Tak berhenti di bidang pendidikan, KORPRI juga merancang pengembangan layanan kesehatan melalui Toktok Health. Program tersebut nantinya mencakup pembangunan rumah sakit KORPRI yang terintegrasi dengan kawasan perumahan ASN.

Menurut Prof. Zudan, seluruh program besar KORPRI akan terus diperkuat menjelang momentum HUT ke-55 KORPRI. Ia berharap langkah tersebut mampu menjadi fondasi baru dalam meningkatkan kesejahteraan ASN secara menyeluruh, mulai dari hunian, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.