Di zaman sekarang, menjalani kehidupan kuliah berbarengan dengan berorganisasi menjadi norma umum bagi mahasiswa. Mereka menyempatkan diri untuk mengikuti komunitas, baik di dalam maupun luar kampus, supaya dapat meningkatkan skill dan values pribadi.
Perjuangan untuk membagi waktu dan tanggung jawab demi memberikan performa maksimal menjadi tantangan yang sering ditemukan. Namun, dari situlah para mahasiswa mendapatkan keuntungan mengikuti organisasi.
Kegiatan ini dapat melatih nilai leadership dan time management, mengajak individual untuk mempersiapkan diri menyambut dunia kerja.
AIESEC in UGM sadar bahwa perjuangan yang dilakukan anggotanya bukanlah sekedar perjuangan biasa. Segala tantangan dan halangan ditaklukkan demi keberlanjutan dampak AIESEC in UGM.
Local Committee Meeting (LCM) kemudian hadir dan menjadi wadah bagi para anggota untuk menjadi tempat apresiasi anggota sekaligus untuk menjaga transparansi progres.
Selama satu periode, LCM secara rutin dilaksanakan oleh AIESEC in UGM setiap tiga bulan sekali agar semua anggota dapat dengan mudah memantau perkembangan yang telah direalisasikan bersama.
Pada Jumat (8/5/2026), AIESEC in UGM secara perdana mengadakan LCM Quarter Satu di tahun jabatan 2026/2027. Bertempatan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM), kegiatan ini bertujuan untuk berbagi progres dari setiap divisi agar semua orang dapat mengetahui sejauh mana mereka telah berprogress sebagai satu kesatuan organisasi.
LCM Q1 ini tak hanya diadakan untuk melaporkan progres masing-masing divisi, namun juga untuk menjaga keeratan satu sama lain dan menjadi pengingat tujuan bersama dari keseluruhan organisasi.
Sesi dibuka dengan tradisi AIESEC, di mana mereka melakukan check-in question dan dilanjutkan dengan roll dance untuk membakar semangat para anggota. Pada LCM perdana ini, para panitia menyiapkan satu hal spesial.
Setiap departemen diwajibkan untuk membuat dan menampilkan yel-yel yang sudah dikreasikan sekreatif mungkin, sebelum akan dilombakan.
Divisi dengan yel-yel terbaik akan menerima hadiah di akhir acara. Semua departemen menyerahkan seluruh energi dan kreativitas demi merebutkan hadiah.
Suasana ceria dan penuh tawa yang hadir di awal aktivitas menaikkan seluruh semangat anggota walaupun dilaksanakan pada malam hari.
Kegiatan ini dilanjutkan ke sesi berikutnya oleh Leo dan Zara, pembawa acara LCM Q1. Euginia, selaku ketua dari AIESEC in UGM, yang memberikan beberapa patah kata sebagai pembuka.
Setelah laporan, mereka bermain mini games untuk penyegaran. Di akhir kegiatan, AIESEC in UGM memberikan penghargaannya kepada beberapa anggota atas kerja keras yang sudah diberikan. Naswa, Team Leader dari Outreach, mendapatkan penghargaan sebagai Team Leader terbaik di kuarter pertama ini.
Naswa mengungkapkan bahwa ia awalnya tidak percaya bahwa namanya akan disebut sebagai Team Leader terbaik di kuarter pertama ini.
Dari nominasi yang tertera, ia mengatakan semua orang sangat layak untuk mendapatkan penghargaan sebagai Team Leader terbaik di kuarter ini. Naswa percaya pencapaiannya tidak akan terwujud tanpa bantuan tim Outreach.
Naswa berharap bahwa ke depannya ia dapat selalu memenuhi demand dengan baik dan selalu memenuhi target. Ia juga ingin menjadi semakin baik dalam manajemen waktu, selalu optimis dan juga realistis akan hasil yang hendak dicapai.
Di kuarter kedua ini beban akademik akan semakin besar dan opportunity yang akan diambil juga semakin banyak.
Naswa mengungkapkan bahwa tantangan ini menjadi jalan bagi dia untuk mengasah kemampuan menyeimbangkan antara akademik, berorganisasi, dan opportunity lain yang akan ia ambil.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


