putri melta sari kreator lingkungan dan co founder trash ranger indonesia menjadi juri international youth connection - News | Good News From Indonesia 2026

Putri Melta Sari, Kreator Lingkungan dan Co-Founder Trash Ranger Indonesia jadi Juri International Youth Connection

Putri Melta Sari, Kreator Lingkungan dan Co-Founder Trash Ranger Indonesia jadi Juri International Youth Connection
images info

Putri Melta Sari, Kreator Lingkungan dan Co-Founder Trash Ranger Indonesia jadi Juri International Youth Connection


Pernahkah Kawan GNFI membayangkan, seorang anak muda Indonesia, kreator lingkungan, serta Co-Founder Trash Ranger Indonesia dari Sumatera Selatan bernama Putri Melta Sari dengan sapaan akrabnya Melta menjadi juriInternational Youth Connection.

Berkat dedikasinya dalam mengkampanyekan isu lingkungan melalui gerakan nyata, Putri Melta Sari kini menjadi salah satu wajah inspiratif bagi anak muda Indonesia yang ingin bersuara di kancah global. Melta mengajak Kawan GNFI untuk menyelami perjalanan, dampak, dan kolaborasi melalui IYC.

Siapa Putri Melta Sari? Kreator Lingkungan dari Sumatra Selatan

Putri Melta Sari bukanlah nama asing di dunia pegiat lingkungan Tanah Air. Bersama Trash Ranger Indonesia, komunitas yang sudah ada sejak 2023, ia dan 2 temannya telah menggerakkan ribuan relawan di berbagai daerah untuk melakukan aksi nyata seperti bersih-bersih sungai, pemilahan sampah, inovasi ecobrick, hingga program edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah.

Kiprahnya yang konsisten inilah yang membawa namanya terpilih sebagai kreator lingkungan untuk mewakili Indonesia dalam ajangInternational Youth Connection Batch 4.

International Youth Connection, Wadah Anak Muda Bersuara untuk Bumi

International Youth Connection(IYC)adalah wadah yang mempertemukan para pemuda kreator dari berbagai negara untuk berbagi ide, inovasi, dan solusi terhadap isu-isu lingkungan. Acara ini diselenggarakan secara hybrid dan menjadi ruang kolaborasi lintas budaya.

Batch 4 yang berlangsung pada awal tahun 2026 mengusung tema "Scaling SDG 13 through Youth Innovation", acara tersebut menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti international discussion, project presentation, debate delegates, hingga awarding delegates.

Acara ini dirancang untuk menjadi jembatan antara ide dan aksi nyata. Para peserta mendapatkan mentoring langsung dari para ahli, sesi berbagi praktik baik, serta kesempatan untuk membangun jejaring global.

baca juga

Putri Melta Sari dari Ambassador menuju Juri Internasional

Langkah Putri Melta Sari begitu istimewa adalah perannya yang ganda. Ia tidak hanya dipercaya sebagai ambassador yang mempromosikan IYC dan menginspirasi generasi muda untuk berpartisipasi, tetapi juga sebagai juri internasional yang bertugas menilai karya para peserta dari berbagai negara.

Putri Melta Sari menyoroti pentingnya pendekatan lokal dalam setiap solusi lingkungan. Peran lingkungan di setiap daerah punya tantangan dan kearifan lokal yang berbeda. Solusi harus lahir dari akar rumput, bukan dipaksakan dari atas.

Dampak dan Manfaat Ikuti Indonesia Youth Connection

Lalu, apa dampak dari keterlibatan Putri Melta Sari di IYC? Setidaknya ada tiga manfaat besar yang ia rasakan dan sebarkan:

  1. Pengakuan Internasional atas Gerakan Lokal: Kehadirannya sebagai juri membuka mata dunia bahwa gerakan lingkungan dari Indonesia, seperti Trash Ranger, layak diperhitungkan. Ini membuka peluang kolaborasi lintas negara, termasuk undangan untuk menjadi pembicara di forum lingkungan di kancah internasional.

  2. Jejaring Global untuk Berbagi Praktik Baik: Melalui IYC, Putri Melta Sari terhubung dengan puluhan kreator lingkungan dari berbagai belahan dunia. Ia mendapatkan wawasan baru tentang teknologi daur ulang sederhana yang cocok diterapkan di daerah terpencil, sekaligus berbagi model pengelolaan sampah berbasis komunitas ala Trash Ranger.

  • Pendekatan Holistik untuk Anak Muda: IYC mengajarkan bahwa menjadi kreator lingkungan tidak harus selalu membuat inovasi teknologi tinggi. Kawan GNFI bisa memulai dari hal sederhana seperti, memilah sampah di rumah, mengajak teman sekelas ikut bersih-bersih sungai, atau membuat konten kreatif tentang lingkungan di media sosial. Itu semua adalah bentuk kontribusi nyata.

  • baca juga

    Peran Kreator Lingkungan, jadi Jembatan antara Isu dan Aksi

    Bagi Putri Melta Sari, menjadi kreator lingkungan bukan sekadar memberi edukasi, tetapi membangun gerakan. Melta menyampaikan bahwa anak muda punya kekuatan luar biasa dari energi, kreativitas, dan akses digital.

    Isu lingkungan sering terasa berat, tapi dengan pendekatan kreatif melalui cerita, seni, konten video, atau kampanye daring bisa menjadi pesan yang bisa sampai ke khalayak luas dengan cara yang menyenangkan.

    Melta mengajak anak muda Indonesia untuk tidak takut memulai. Internasional Youth Connection membuktikan bahwa suara anak muda didengar, selama mereka bersuara dengan cara yang tepat, dengan data yang kuat, dan dengan kolaborasi yang tulus.

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

    TR
    KG
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.