Penamaan kereta api di Indonesia terkenal unik dan khas. Umumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan nama yang diambil dari sesuatu yang menarik dari budaya, nama tempat, nama kerajaan, atau bahkan singkatan nama kota.
Pemberian namanya juga tidak sembarangan. Nama kereta biasanya dipilih dan disesuaikan dengan relasi atau rute yang dilewati kereta tersebut, sehingga membuatnya semakin menarik.
Saah satu penamaan yang paling unik adalah dengan mengambil nama sungai. Kawan GNFI, Indonesia sendiri memiliki lebih dari lima ribu sungai. Ditambah lagi, masih ada puluhan ribu anak sungai yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Beberapa nama sungai itu kemudian dipilih untuk dijadikan nama kereta api di Indonesia. Ada apa saja?
Nama Kereta Api yang Diambil dari Nama Sungai
Dilansir dari akun Instagram PT KIA (Persero) @kai121, berikut adalah nama-nama kereta api unik yang diambil dari nama sungai di Indonesia:
1. KA Brantas
Nama “Brantas” diambil dari Sungai Brantas, sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sungai ini memiliki panjang sekitar 320 km dan memeiliki peran penting untuk mendukung kehidupan di beberapa wilayah di Jawa Timur.
KA Brantas melayani relasi Blitar – Pasarsenen (PP) via Semarang Tawang – Solo Jebres. Kereta ini melayani kelas eksekutif dan ekonomi.
2. KA Bogowonto
Sesuai dengan namanya, nama “Bogowonto” diambil dari nama Sungai Bogowonto di Purworejo, Jawa Tengah. Kereta Api Bogowonto melayani rute Lempunyangan – Pasarsenen (PP).
KA Bogowonto merupakan layanan kereta api penumpang kelas campuran; eksekutif dan ekonomi. Kereta ini banyak dipilih sebagai salah satu pilihan bagi pelaju dan perantau dari dan menuju ibu kota.
3. KA Kaligung
KA Kaligung menyematkan nama Sungai Kaligung yang ada di wilayah Tegal dan sekitarnya. KA ini merupakan layanan kereta api kelas campuran yang menghubungkan kota-kota di jalur pantai utara alias Pantura, utamanya rute Semarang Poncol – Tegal – Brebes – Cirebon Prujakan.
Kereta ini sudah beroperasi sejak 1999. Hingga saat ini, KA Kaligung menjadi andala masyarakat Pantura yang ingin bermobilisasi dengan mudah, murah, dan aman.
4. KA Bengawan
Kalau KA Brantas namanya diambil dari sungai terpanjang ke-2 di Jawa, nama KA Bengawan diambil dari sungai terpanjang di Jawa, yakni Sungai Bengawan Solo. Sungai ini memiliki panjang hingga 600 km dan melintasi dua provinsi, yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
KA Bengawan adalah kereta api kelas ekonomi subsidi (PSO) yang menghuubungkan Purwosari – Pasar Senen (PP). Dikarenakan masuk dalam kereta subsidi, harga tiketnya super murah, sehingga diharapkan bisa menjangkau seluruh masyarakat.
5. KA Logawa
KA ini mengambil nama dari Kali Logawa. Kali Logawa adalah sebuah sungai di Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki panjang sekitar 25 km. Sungai ini mengalir melewati beberapa kecamatan dan menjadi sumber irigasi bagi pertanian warga.
Rute yang dilewati kereta ini adalah Purwokerto – Ketapang (PP). Kereta ini melayani perjalanan lintas provinsi di Jawa dengan perkiraan total rute sepanjang 672 km.
6. KA Gajahwong
KA Gajahwong merupakan layanan kereta api non-subsidi yang melayani relasi Lempuyangan – Pasarsenen. Nama kereta api ini diambil dari nama Sungai Gajah Wong di Yogyakarta.
KA ini menawarkan kelas ekonomi premium dan eksekutif. Rangkaiannya juga sudah menggunakan stainless steel.
7. KA Progo
Nama Kereta Api Progo diambil dari Kali Progo. Sungai ini mengalir di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kali Progo menjadi batas alami Kabupaten Kulonprogo dengan Kabupaten Sleman dan Bantul.
KA Progo merupakan layanan kereta api kelas ekonomi yang melayani rute Lempunyangan – Pasarsenen (PP). KAI mengatakan, kereta satu ini menjadi favorit para kaum PJKA alias Pergi Jumat Kembali Ahad karena jamnya pas dan cocok. Unik, ya!
8. KA Serayu
Diambil dari nama Sungai Serayu di Jawa Tengah, KA Serayu merupakan salah satu kereta api subsidi (PSO) paling laku yang dioperasikan KAI. Kereta ini melayani rute Purwokerto – Bandung – Pasarsenen (PP) via jalur selatan.
Dengan rute yang begitu jauh, tarif yang ditawarkan pun sangat murah. Saat liburan tiba, kereta ini menjadi rebutan banyak kalangan karena harganya yang terjangkau. Ada yang pernah ikut war tiket KA Serayu?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


