unik 8 hewan mitologi indonesia ini dijadikan nama untuk kereta api apa saja - News | Good News From Indonesia 2026

Unik! 8 Hewan Mitologi Indonesia Ini Dijadikan Nama untuk Kereta Api: Apa Saja?

Unik! 8 Hewan Mitologi Indonesia Ini Dijadikan Nama untuk Kereta Api: Apa Saja?
images info

Unik! 8 Hewan Mitologi Indonesia Ini Dijadikan Nama untuk Kereta Api: Apa Saja?


Adakah Kawan GNFI yang gemar naik kereta api? Adakah Kawan yang bertanya-tanya, kenapa penamaan kereta api di Indonesia begitu unik dan khas?

Nama kereta-kereta di Indonesia umumnya diambil dari unsur budaya, nama bunga, mitologi, gunung, tokoh kerajaan, sungai, atau bahkan singkatan dari nama kota-kota yang dilewati kereta tersebut. Beda relasi, beda pula nama keretanya.

Pemberian nama ini ternyata tidak sembarangan. PT KAI (Persero) biasanya memberi nama kereta dengan mengaitkan daerah yang dilewati atau dituju. Pemilihannya pun dilakukan dengan sangat hati-hati, sehingga bisa menjadi ciri khas yang menarik.

Salah satu penamaan unik yang diambil adalah dari hewan-hewan mitologi Nusantara. Kawan GNFI pasti pernah mendengar soal KA Taksaka sampai KA Turangga, bukan? Dua kereta itu adalah contoh kereta yang namanya diambil dari hewan mitologi kuno.

Artikel ini akan membahas delapan hewan mitologi yang dijadikan sebagai nama untuk kereta api di Indonesia. Ada apa saja?

baca juga

8 Hewan Mitologi yang Dijadikan Nama untuk Kereta Api

Disadur dari akun media sosial Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, berikut adalah nama-nama hewan mitologi Indonesia yang dijadikan nama kereta api:

1. KA Sembrani

Kawan GNFI pernah dengar soal unicorn? Kabarnya, nama KA Sembrani memang diambil dari satwa mitologi Nusantara yang digambarkan sebagai seekor kuda bersayap yang bisa terbang dan gagah berani. Dalam cerita pewayangan, Sembrani merupakan kuda tunggalan Batara Wisnu.

2. KA Lodaya

Nama ‘Lodaya’ terinspirasi dari hewan mitologi Sunda, yakni macan kumbang. Dikatakan bahwa sosok Lodaya merupakan jelmaan Prabu Siliwangi. Pada budaya masyarakat Sunda, Lodaya dikenal sebagai macan kumbang yang gagah dan gesit.

3. KA Harina

Kereta ini dinamakan ‘Harina’ yang diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti kijang. Harina juga bisa diartikan dengan antelop betina yang bisa berlari dengan cepat.

4. KA Sancaka

KA Sancaka memiliki nama yang diambil dari hewan mitologi yang disebut memiliki wujud ratu ular sanca. Ratu ini dikatakan merupakan ular yang mengayomi dan bisa bertahan di segala kondisi.

5. KA Turangga

Nama ‘Turangga’ terinspirasi dari penamaan Kawi Jawa. Dalam mitologi Jawa kuno, Turangga berarti kuda tunggangan para raja dan bangsawan. Secara fisik, Turangga aslinya tak berbeda dengan kuda umumnya. Namun, Turangga dikenal sebagai kuda yang bisa berlari dengan sangat cepat.

6. KA Gumarang

Penamaan Kereta Api Gumarang terinspirasi dari hewan mitologi asal Jawa Barat yang disebut Gumarang. Hewan ini adalah jelmaan orang sakti yang berwujud sapi hutan. Yang unik, Gumarang bukanlah sapi biasa karena memiliki tubuh yang gagah, kuat, dan lincah.

7. KA Argo Dwipangga

Kereta api dengan layanan luxury ini dinamakan dari hewan mitologi yang disebut-sebut berwujud gajah yang ada dalam legenda Asal Usul Sungai Gajah Wong. Cerita rakyat lokal Yogyakarta mengatakan, ada seekor gajah dari Siam (Tailan) bernama Kyai Dwipangga milik Sultan Agung.

8. KA Taksaka

Si anak emas KAI ini konon namanya terinspirasi dari nama hewan dalam mitologi Hindu, yaitu sosok naga yang juga merupakan putra Dewa Kadru dan Kashyapa. Di sisi lain, dalam mitologi Bali, naga Taksaka adalah ular yang tinggal di kayangan. Unik, ya!

Dari kereta-kereta di atas, Kawan GNFI pernah naik yang mana?

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.