AIESEC in UPNVJ dengan bangga mengumumkan keberhasilan program Global Volunteer pertamanya dengan konsep Global Classroom, yang berjudul "Nusantara in Action: Learning, Culture, and Global Collaboration" yang resmi ditutup pada 27 Februari 2026.
Program ini menargetkan mahasiswa dari berbagai negara dengan tujuan berkontribusi langsung meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 dari PBB.
Tidak hanya menyampaikan materi pengetahuan dasar seperti bahasa Inggris, sains, dan matematika, peserta juga turut mengenalkan budaya asalnya.
Pengalaman ini menjadi wadah bagi peserta untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program Nusantara in Action menargetkan partisipasi tiga Exchange Participants (EPs) dan berhasil menghadirkan satu relawan internasional dari India, Abhiram Adi, yang berkontribusi secara langsung sepanjang program berlangsung.
Sebagai bentuk persiapan program, tim melaksanakan 12 kali pertemuan koordinasi serta berkolaborasi dengan 15 IR Partners dari berbagai negara untuk memperluas jangkauan promosi dan rekrutmen peserta.
Program ini juga didukung oleh mitra lokal, yaitu Panti Asuhan Tebet, Seni Tari Veteran Jakarta (STVJ), serta Nutrifood sebagai partner pendukung. Selama pelaksanaan kegiatan, fasilitas guest house Pratama milik universitas juga turut menunjang kenyamanan dan kelancaran aktivitas partisipan.
Selama satu bulan penuh masa pelaksanaan, Abhiram mendedikasikan waktu sekitar 20 jam setiap minggunya untuk merancang dan memfasilitasi sesi-sesi interaktif secara langsung.
Rangkaian kegiatan edukasi ini dikemas secara inovatif dan menyenangkan bagi anak-anak di Panti Asuhan Tebet.
Beberapa sesi pembelajaran yang dibawakan meliputi:
- Book Club dan GlobeLingo untuk meningkatkan kemampuan literasi serta bahasa Inggris,
- Creative Math dan SciQuest untuk mengenalkan konsep matematika dan sains secara kreatif,
- hingga sesi Waste Wise yang menanamkan kesadaran lingkungan dan daur ulang sejak dini.
Melalui sesi Globe in a Room, Abhiram juga berkesempatan membagikan wawasan global dan memperkenalkan budaya India, menciptakan ruang pertukaran lintas budaya yang bermakna di dalam kelas.
Tidak hanya fokus pada penyampaian materi pendidikan, program ini juga memfasilitasi relawan internasional untuk mendalami kekayaan Nusantara melalui inisiatif "Budayatra". Abhiram diajak untuk mengeksplorasi keberagaman Indonesia secara langsung melalui kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Selain itu, berkolaborasi dengan Seni Tari Veteran Jakarta (STVJ), ia juga mendapatkan pengalaman langsung mempelajari kesenian tari tradisional.
Rangkaian kegiatan imersif tersebut tidak hanya memperkaya wawasan sang relawan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara peserta internasional dengan kearifan lokal kebudayaan Indonesia.
Pengalaman ini meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi relawan internasional.
Abhiram mengungkapkan rasa syukurnya dapat bergabung dalam program Global Classroom yang membuka pandangannya terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Dampak positif yang berkesinambungan juga dirasakan langsung oleh anak-anak di Panti Asuhan Tebet. Kehadiran relawan internasional sukses membuka mata mereka bahwa ada begitu banyak budaya menarik dari berbagai belahan dunia.
Selama program berlangsung, anak-anak tidak hanya menunjukkan peningkatan pemahaman dalam berbahasa Inggris. Namun, juga berhasil menemukan kesenangan baru dalam mempelajari matematika dan sains yang dikemas secara interaktif.
Lebih dari itu, interaksi dua arah ini membuahkan hasil yang membanggakan. Anak-anak sangat menikmati proses pertukaran budaya saat mempelajari tradisi India. Di saat yang bersamaan, mereka juga menunjukkan antusiasme dan keberanian yang tinggi saat memperkenalkan budaya Indonesia kepada Abhiram.
Keberanian untuk tampil, berinteraksi dengan warga negara asing, dan bertukar wawasan ini menjadi bukti tercapainya tujuan utama dari program Global Classroom, yaitu menumbuhkan leadership dan rasa percaya diri pada anak-anak sejak dini.
Program Global Classroom yang diinisiasi oleh AIESEC in UPNVJ resmi berakhir setelah berlangsung selama satu bulan penuh sebagai bagian dari program Incoming Global Volunteer (iGV).
Program ini bertujuan untuk membuka akses pendidikan yang lebih inklusif dan interaktif bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya target 4.6 yang berfokus pada peningkatan literasi dan numerasi.
Sepanjang pelaksanaannya, berbagai kegiatan edukatif dan interaktif diselenggarakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Melalui sesi seperti Book Club, Creative Math, GlobeLingo, SciQuest, hingga Global Classroom: Final Chapter, program ini tidak hanya memperkuat kemampuan literasi, numerasi, serta bahasa Inggris anak-anak, tetapi juga membuka ruang pertukaran budaya komunitas lokal dengan relawan.
Bagi Exchange Participant (EP) asal India tersebut, keterlibatannya menjadi pengalaman yang sangat bermakna. Selama berinteraksi langsung dengan anak-anak panti asuhan, ia menyadari pentingnya memahami latar belakang serta kondisi kehidupan setiap individu.
Dengan berakhirnya program ini, AIESEC in UPNVJ kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif kolaboratif yang mendorong pertukaran budaya, pengembangan kepemimpinan, serta kontribusi nyata terhadap masyarakat.
Global Classroom menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara mampu menciptakan ruang pembelajaran yang bermakna sekaligus memperkuat semangat generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


