sekolah sycamore aiesec in ugm 2026 profesionalisme dan efektivitas dalam berorganisasi - News | Good News From Indonesia 2026

Sekolah Sycamore AIESEC in UGM 2026: Profesionalisme dan Efektivitas dalam Berorganisasi

Sekolah Sycamore AIESEC in UGM 2026: Profesionalisme dan Efektivitas dalam Berorganisasi
images info

Sekolah Sycamore AIESEC in UGM 2026: Profesionalisme dan Efektivitas dalam Berorganisasi


Saat berorganisasi, kita tentunya dilatih untuk menunjukkan sisi profesional dalam berkegiatan. Profesionalisme di sini tidak hanya dalam konteks face-to-face, tetapi juga ketika menggunakan teknologi.

Bagaimana teknologi yang kini sangat mudah diakses oleh semua kalangan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menjadi penunjang efektivitas dan profesionalitas dalam beraktivitas?

Hal yang sama juga disadari oleh para anggota AIESEC in UGM. Penggunaan teknologi seperti Google Workspace kini menjadi bagian penting dalam kehidupan berorganisasi mereka.

Dari situlah Departemen Talent Management sadar bahwa edukasi yang mumpuni sangat dibutuhkan para staf AIESEC in UGM untuk mendukung kinerja keseluruhan organisasi.

Mendengar suara permintaan edukasi dari para anggota, mereka segera merancang dan mengadakan sebuah program yang berjudul Sekolah Sycamore #1: You’ve Got A Workspace For Me!

Acara tersebut diadakan pada 11 Maret 2026 dan bertempat di Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada.

Sekolah Sycamore sendiri merupakan fasilitas yang diberikan oleh AIESEC in UGM untuk mendukung para anggota dengan memberikan edukasi yang dibutuhkan. Program ini membawa topik yang dapat diminta oleh anggota lalu direalisasikan oleh Talent Management sebagai penaung utama dari kegiatan Sekolah Sycamore.

baca juga

Karena AIESEC in UGM baru saja memulai tahun kerja yang baru, masih banyak anggota yang belum sepenuhnya memahami budaya kerja yang diterapkan dalam organisasi tersebut. Hal ini kerap menimbulkan kebingungan yang pada akhirnya menghambat para anggota dalam bekerja secara efisien.

Di saat seperti inilah AIESEC hadir sebagai wadah self-development dengan memberikan edukasi yang menunjang perkembangan skill para anggota agar dapat membantu mereka menjalankan tanggung jawab masing-masing.

Sekolah Sycamore edisi pertama kali ini dibimbing langsung oleh Euginia Novera Kwang atau yang akrab disapa Yujin, selaku Ketua AIESEC in UGM. Selama sesi tersebut, Yujin membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada seluruh anggota AIESEC in UGM.

Ia juga memberikan hadiah untuk beberapa orang dalam rangka mengapresiasi antusiasme serta hasil karya mereka dari tugas yang sudah diberikan. Harapannya, kegiatan tersebut akan membantu seluruh anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing sekaligus meningkatkan performa organisasi secara keseluruhan.

Materi yang disampaikan Yujin mencakup edukasi mengenai berbagai macam fitur Google Workspace seperti Google Sheets, Gmail, Google Docs, dan masih banyak lagi. Yujin tidak hanya menjelaskan cara pengoperasian secara umum. Namun, ia juga mengulas lebih mendalam mengenai bagaimana cara memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia secara optimal dan trik rahasia.

”Materi yang diberikan bermanfaat banget di kehidupan AIESEC, bahkan juga berguna di dunia perkuliahan. Meskipun Sekolah Sycamore dilaksanakan pada malam hari, semuanya masih semangat karena panitia dan MC berhasil bikin acaranya jadi asyik. It was fun and insightful! I had a great time, thanks to Sekolah Sycamore,” ujar Zara, salah satu peserta.

baca juga

Ia juga menambahkan bahwa Sekolah Sycamore secara tidak langsung memotivasi para anggota untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas mereka. Edukasi yang diberikan dinilai sudah memadai dan mampu mendukung para anggota agar dapat bekerja dengan lebih efektif.

Program ini sendiri juga tidak hanya menjadi wadah untuk belajar. Namun, juga menjadi tempat untuk berefleksi serta membangun koneksi dengan sesama anggota AIESEC in UGM, baik di dalam maupun di luar departemen.

“Sekolah Sycamore 9/10! Kegiatannya asyik dan bisa menjadi ruang terbuka serta edukatif untuk para anggota, mungkin selanjutnya bisa ditambah mini quiz or more interactive session agar lebih engaging,” ucap Jocelyn.

Ia merasa bahwa seluruh sesi dibungkus dengan baik oleh panitia. Mereka menciptakan kegiatan yang edukatif sebagai konsep utama dan berhasil membuat rangkaian acara terasa menyenangkan.

Sekolah Sycamore juga memberikan kesempatan bagi para anggotanya untuk mempraktikkan langsung materi yang sudah didapat untuk memastikan bahwa materi sudah dipahami dengan baik.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.