AIESEC in UIN Jakarta menggelar kegiatan penutupan rangkaian program Green Leaders dengan berbagai aktivitas reflektif dan partisipatif yang melibatkan siswa, Exchange Participants (EPs), Local Volunteers (LVs), serta pihak sekolah. Program yang dilaksanakan di SDS Niaga Ekasari pada Senin, 9 Februari 2026 menjadi momentum untuk meninjau kembali pembelajaran lingkungan yang telah dijalankan sekaligus memperkuat komitmen siswa dalam menerapkan praktik ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Sesi dimulai dengan kegiatan Progress Journey Review, di mana EPs dan LVs memandu siswa untuk merefleksikan berbagai aktivitas yang telah dilakukan sejak minggu pertama hingga sesi sebelumnya. Melalui pertanyaan pemantik yang interaktif, siswa diajak mengingat kembali materi yang telah dipelajari, mulai dari isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, hingga aksi sederhana yang dapat dilakukan di sekolah untuk menjaga lingkungan.
Fasilitator juga mencatat poin-poin penting di papan tulis untuk membantu siswa memvisualisasikan perkembangan pembelajaran mereka.
Selanjutnya, pada sesi Eco Ambassadors Launchpad, EPs dan LVs memperkenalkan konsep Program Ambassadorship yang menempatkan siswa sebagai duta lingkungan di sekolah. Dalam sesi tanya jawab singkat, siswa diberikan kesempatan untuk memahami lebih jauh mengenai peran dan tanggung jawab yang akan mereka emban. Fasilitator kemudian memandu proses pemilihan beberapa perwakilan siswa yang bersedia terlibat dalam program lanjutan ini sebagai penggerak inisiatif ramah lingkungan di sekolah.
Setelah rangkaian sesi awal, kegiatan dilanjutkan dengan waktu untuk istirahat yang memberikan kesempatan bagi siswa, EPs, LVs, serta panitia untuk beristirahat sejenak sebelum memasuki kegiatan berikutnya.
Pada sesi Eco Restoration Fieldwork, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan diarahkan menuju area yang telah ditentukan. Dengan bimbingan fasilitator, siswa mempraktikkan teknik penanaman sederhana dengan menanam bibit tanaman untuk menciptakan ruang hijau kecil di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Secara paralel, beberapa EPs dan LVs juga melakukan wawancara dengan guru, khususnya guru kelas 3, 4, dan 5 yang terlibat sebagai PIC program. Wawancara ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan terkait perkembangan siswa, perubahan perilaku yang terlihat selama program berlangsung, serta dampak keseluruhan dari rangkaian sesi sebelumnya. Hasil wawancara tersebut akan menjadi data pendukung penting dalam pengembangan sesi Ideation Lab yang akan datang.
Kegiatan kemudian ditutup melalui School Partnership Closing Ceremony. Dalam sesi ini, perwakilan sekolah menyampaikan sambutan singkat yang merefleksikan pelaksanaan program Green Leaders serta dampak positif yang dirasakan oleh siswa maupun institusi sekolah. Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin, pihak penyelenggara menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan sekolah sebagai simbol kemitraan dan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan lingkungan.
Acara penutupan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) yang mengarahkan peserta untuk mengisi formulir umpan balik sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Setelah proses pengisian selesai, MC menyampaikan pertanyaan refleksi penutup kepada para peserta serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan sponsor yang telah mendukung terlaksananya program ini. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi resmi acara.
Aqil, Team Member Exchange Sales, menilai antusiasme siswa selama program berlangsung menunjukkan bahwa pembelajaran lingkungan dapat disampaikan secara interaktif dan bermakna. “Saat siswa terlibat langsung dalam kegiatan seperti menanam tanaman atau berdiskusi tentang solusi lingkungan, mereka tidak hanya memahami materinya, tetapi juga mulai membangun kebiasaan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Shani sebagai partisipan menekankan pentingnya memulai perubahan dari langkah sederhana. “Kami percaya perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Melalui program ini, siswa diajak melihat bahwa tindakan sederhana seperti menanam pohon atau mengelola sampah dengan baik dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih luas bagi lingkungan,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, program Green Leaders tidak hanya memperkuat pemahaman siswa mengenai isu lingkungan seperti perubahan iklim dan pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong lahirnya peran baru bagi siswa sebagai Eco Ambassadors yang diharapkan dapat memimpin berbagai inisiatif ramah lingkungan di sekolah. Selain itu, kegiatan restorasi lingkungan serta pengumpulan wawasan dari pihak guru menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan dan pengembangan program di masa mendatang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

