red string mystery selalu ada jalan pulang untuk menarik kembali benang cerita di alumni gathering aiesec in ugm 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Red String Mystery: Selalu Ada Jalan Pulang untuk Menarik Kembali Benang Cerita di Alumni Gathering AIESEC in UGM 2026

Red String Mystery: Selalu Ada Jalan Pulang untuk Menarik Kembali Benang Cerita di Alumni Gathering AIESEC in UGM 2026
images info

Red String Mystery: Selalu Ada Jalan Pulang untuk Menarik Kembali Benang Cerita di Alumni Gathering AIESEC in UGM 2026


Tidak semua misteri harus dipecahkan. Ada juga misteri yang justru ingin dinikmati, seperti bagaimana sebuah organisasi yang pernah kita tinggalkan bertahun-tahun lalu masih terasa begitu akrab saat kembali.

Itulah Alumni Gathering AIESEC in UGM 2026, sebuah malam yang mempertemukan kembali cerita lama, wajah-wajah familiar, dan percakapan yang seolah tidak pernah benar-benar berhenti dalam satu malam yang hangat.

Alumni Gathering merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh AIESEC in UGM untuk reconnect dengan para alumni, anggota aktif, dan kultur AIESEC. Mereka bentuk saling berbagi cerita, bertukar pengalaman, serta mempererat hubungan antargenerasi dalam AIESEC. Acara tersebut berlangsung pada hari Sabtu (21/2) di The Manohara Hotel Yogyakarta.

Tahun ini, Alumni Gathering mengangkat tema “Mystery”. Sebuah konsep yang mengajak peserta seolah menjadi detektif untuk merasakan pengalaman yang lebih imersif dan penuh rasa penasaran. Dekorasi ruangan dirancang menyerupai suasana investigasi. Dress code mengikuti nuansa misteri dan rangkaian aktivitas interaktif membuat peserta merasa seolah sedang menjadi bagian dari sebuah cerita yang sedang diungkap.

baca juga

Setiap elemen acara dirancang untuk menghadirkan atmosfer yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangun rasa keterlibatan di antara semua peserta yang hadir.

Keseruan tersebut terasa sejak awal acara melalui sesi check-in questions, yang mengajak para peserta untuk menjawab pertanyaan ringan yang interaktif. Malam kemudian berlanjut dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti Find Puzzles, Sharing Space, Karaoke, dan menulis sugarcubes yang menciptakan suasana yang hidup dan hangat.

Di akhir acara, check-out questions menjadi momen refleksi sederhana sebuah kesempatan untuk melihat kembali apa yang dirasakan setelah malam penuh cerita itu.

“Rasanya menyenangkan bisa relive the memories bersama AIESEC. Saya berharap Alumni Gathering dapat terus menjaga kedekatan para alumni dengan nilai dan budaya AIESEC, sekaligus menyalakan kembali semangat untuk terus berkontribusi dalam acara ini,” ujar Theo Immanuel Sanyoto, selaku Alumni Newie of iGV.

Memang benar, menjadi Organizing Committee (OC) dalam acara Alumni Gathering tidaklah mudah dan menjadi kesempatan yang sangat berarti. Tidak banyak yang tahu bahwa perjalanan menuju acara ini sebenarnya sudah dimulai sejak September tahun sebelumnya.

Panitia mulai dibentuk dan berbagai ide kreatif mulai dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun, seperti sebuah misteri yang penuh plot twist, perjalanan persiapannya tidak selalu berjalan mulus. Jadwal acara sempat mengalami beberapa perubahan karena berbagai pertimbangan dan penyesuaian.

Akhirnya, setelah melalui banyak diskusi dan pertimbangan matang, diputuskan bahwa Alumni Gathering AIESEC in UGM 2026 akan diselenggarakan pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut dipilih agar acara dapat diselenggarakan bersamaan dengan Iftar Party atau buka bersama. Dengan demikian, suasana yang tercipta tidak hanya penuh cerita, tetapi juga penuh kebersamaan dan kehangatan.

baca juga

“Perasaan lega sangat menyelimuti hati kami. Setelah berbulan-bulan merancang dan mempersiapkan berbagai hal dengan rintangan dan tantangan sepanjang proses, akhirnya acara ini bisa berjalan dengan lancar sesuai yang kami harapkan. Momen seperti mereka tersenyum, berinteraksi, dan mendapatkan pengalaman berharga di acara ini benar-benar memberikan energi positif yang tak ternilai,” ungkap Faezya Zahra Anindita, selaku Organizing Committee Vice President (OCVP) of Delegate Service.

Lebih dari sekadar acara kumpul tahunan, Alumni Gathering juga menjadi refleksi dari nilai-nilai yang dipegang oleh AIESEC.

Melalui sesi berbagi pengalaman dari para alumni, nilai Activating Leadership hadir ketika cerita tentang perjalanan hidup dan karier dibagikan kepada generasi anggota yang masih aktif.

Pengalaman-pengalaman tersebut sering kali menjadi inspirasi sekaligus pembelajaran bagi mereka yang sedang menjalani perjalanan organisasi saat ini.

Striving for Excellence juga terlihat dari bagaimana panitia merancang acara dengan konsep yang kreatif dan engaging. Setiap detail kegiatan dipersiapkan agar peserta dapat merasakan pengalaman yang berbeda dan lebih interaktif.

Sementara itu, nilai Enjoying Participation terasa jelas melalui suasana acara yang santai, penuh tawa, dan memberikan ruang bagi setiap peserta untuk terlibat secara aktif.

“Harapannya, Alumni Gathering dapat menjadi agenda rutin yang senantiasa memperkuat hubungan antara alumni dan current members di AIESEC in UGM, serta membuka lebih banyak peluang kolaborasi yang berdampak bagi organisasi dan komunitas,” tegas I Dewa Gede Wahyu S. W., selaku Organizing Committee (OC) of Program and Partnership.

Pada akhirnya, Alumni Gathering bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Ia juga menjadi ruang untuk melihat bagaimana perjalanan yang dimulai dari organisasi yang sama telah membawa setiap orang ke arah yang berbeda.

Ada yang kini bekerja di berbagai bidang, ada yang melanjutkan studi, ada pula yang memulai perjalanan baru di tempat lain.

baca juga

Namun, dalam satu malam itu, semua kembali dipertemukan oleh cerita yang sama. Membentuk Life-Long Connection seperti jejak benang yang dahulu pernah ditenun bersama, sempat tersebar oleh waktu dan jarak, hingga pada akhirnya saling menemukan kembali untuk merajut kisah yang lebih panjang dari sekadar sebuah pertemuan.

“You can take someone out of AIESEC, but you can't take the AIESEC out of someone”.

Dalam sekejap, kenangan yang dulu tampak seperti potongan-potongan kecil berubah menjadi satu mosaik utuh. Mengingatkan bahwa perjalanan di AIESEC tidak pernah benar-benar selesai.

Ia terus hidup dalam relasi, nilai, dan semangat yang dibawa pulang oleh setiap orang yang pernah menjadi bagiannya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.