AIESEC in Unsoed menyelenggarakan Global Village Winter Peak 2026 pada Sabtu, (14/2/2026) sebagai festival budaya internasional yang menampilkan keragaman budaya dari berbagai negara. Acara tersebut berlangsung dengan meriah dengan rangkaian kegiatan yang dikemas melalui stand, pertunjukan, permainan, dan aktivitas interaktif. Semuanya dipresentasikan oleh exchange participants bersama delegasi lokal.
Tema yang dipilih kali ini adalah 'Heart Without Borders' yang menggambarkan keterbukaan dalam mengenal budaya dari berbagai negara. Melalui berbagai pertunjukan dan aktivitas yang ditampilkan, para delegasi diajak untuk merasakan bagaimana setiap budaya memiliki nilai dan cerita yang unik.
Festival ini bertujuan memperkenalkan dan memperkuat pemahaman lintas budaya, menumbuhkan pola pikir global, serta merayakan persatuan dalam keberagaman dengan mempertemukan berbagai budaya dalam satu ruang.

Kegiatan utama dalam kegiatan ini adalah explore booth dari berbagai negara, seperti Australia, Sri Lanka, Kamboja, dan Zimbabwe.
Pada sesi tersebut, terjalin sesi interaktif antara exchange participants dan delegasi lokal. Para EP memperkenalkan sejarah singkat, fakta menarik, dan berbagai informasi terkait negara asal mereka.
Sementara itu, delegasi lokal juga berkesempatan untuk mencoba permainan tradisional dari berbagai negara. Melalui rangkaian aktivitas tersebut, semua yang hadir di sana diharapkan dapat menambah wawasan mengenai keberagaman budaya dunia sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam berinteraksi lintas budaya.
Selain itu, acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan tarian tradisional yang semakin memperkaya suasana Global Village kali ini.
Selain menghadirkan pertunjukan budaya, acara ini juga meninggalkan kesan mendalam. Salah satu momen berkesan datang dari salah satu delegasi, Naila Shifa, “I had a great time at Global Village. It was both fun and insightful, and I really enjoyed seeing different cultures being showcased through the booths and workshops.”
Global Village menjadi pengalaman yang menyenangkan karena mampu menghadirkan banyak budaya dalam satu tempat dan bisa melihat EPs yang dengan bangga memperkenalkan budaya mereka masing-masing. Suasana acara terasa sangat beragam, hidup, dan bermakna.
Hal serupa juga dirasakan oleh Aulia Dewi, peserta lainnya. “Ini pertama kalinya aku ikut Global Village dan ternyata seru juga. Walaupun bahasa Inggrisku belum terlalu bagus, ternyata tetap bisa ikut dan pasti ada yang membantu.”
Adapun panitia berharap agar para delegasi bisa mendapatkan perspektif global yang lebih luas, meningkatkan rasa apresiasi terhadap keberagaman budaya, serta terinspirasi untuk berani mengambil pengalaman internasional mereka sendiri.
Dari testimonial tersebut, dapat dilihat bahwa acara ini tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga pengalaman yang insightful dan meaningful, yang diharapkan bisa meninggalkan dampak jangka panjang bagi para delegasi.
Global Village Winter Peak 2026 menunjukkan bahwa keberagaman budaya bukanlah penghalang, melainkan sumber kekuatan yang mampu mempererat kebersamaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan perbedaan yang memberi warna dan inspirasi bagi setiap orang yang terlibat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


