zolla perdana putra harahap mahasiswa berprestasi ipb university 2026 yang aktif berinovasi dan berprestasi nasional - News | Good News From Indonesia 2026

Zolla Perdana Putra Harahap, Mahasiswa Berprestasi IPB University 2026 yang Aktif Berinovasi dan Berprestasi Nasional

Zolla Perdana Putra Harahap, Mahasiswa Berprestasi IPB University 2026 yang Aktif Berinovasi dan Berprestasi Nasional
images info

Zolla Perdana Putra Harahap, Mahasiswa Berprestasi IPB University 2026 yang Aktif Berinovasi dan Berprestasi Nasional


Transformasi digital telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi. Perubahan ini tidak hanya melahirkan generasi yang terbiasa menggunakan teknologi, tetapi juga generasi yang mampu menciptakan solusi berbasis teknologi. Di balik berbagai sistem digital yang digunakan masyarakat sehari-hari, terdapat individu-individu yang merancang inovasi melalui proses panjang pembelajaran, eksperimen, dan kolaborasi.

Salah satu representasi dari generasi tersebut adalah Zolla Perdana Putra Harahap, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak IPB University yang dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi IPB University 2026 Terbaik 3 dari Sekolah Vokasi. Aktivitas akademik, inovasi teknologi, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial menjadi bagian dari perjalanan pengembangannya selama menjalani pendidikan tinggi.

Zolla Perdana Putra Harahap bersama mahasiswa berprestasi IPB University (Foto: Dok. Zolla Perdana Putra Harahap)
info gambar

Zolla Perdana Putra Harahap bersama mahasiswa berprestasi IPB University (Foto: Dok. Zolla Perdana Putra Harahap)


Membangun Inovasi dari Ruang Akademik

Sebagai mahasiswa semester enam di bidang Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Zolla menjalani proses akademik dengan fokus pada pengembangan perangkat lunak, perancangan sistem, dan implementasi solusi berbasis teknologi. Lingkungan perkuliahan menjadi ruang untuk mempelajari konsep serta praktik rekayasa perangkat lunak sebagai fondasi dalam menciptakan produk teknologi.

Di luar perkuliahan, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional sebagai sarana menguji gagasan sekaligus mengembangkan kapasitas diri. Kompetisi tersebut dimanfaatkan untuk menilai relevansi ide serta kemampuan implementasi solusi teknologi terhadap permasalahan nyata.

Selain berkompetisi, ia juga mengembangkan sebuah digital agency bernama Kodehana. Platform ini dibangun sebagai ruang profesional yang mengintegrasikan pengembangan layanan digital dengan penciptaan produk teknologi yang memiliki orientasi sosial. Melalui kolaborasi tim, berbagai proyek digital dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

baca juga

Salah satu inovasi yang pernah dikembangkan adalah aplikasi pendeteksi penyakit pada ikan hias serta sistem optimalisasi ekosistem akuarium berbasis teknologi. Solusi ini dirancang untuk membantu pemilik ikan hias dalam memantau kesehatan ikan serta menjaga kualitas lingkungan akuarium secara lebih terukur.

Nama “Kodehana” sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, yang menggabungkan kata “kode” sebagai representasi aktivitas pemrograman dengan “hana” yang berarti satu atau tunggal. Makna filosofis dari nama tersebut merujuk pada gagasan bahwa satu baris kode dapat menjadi awal dari solusi terhadap suatu permasalahan.

Di tengah aktivitas akademik dan pengembangan proyek digital, Zolla juga menulis sebuah novel. Kegiatan ini menjadi ruang eksplorasi kreativitas yang melengkapi aktivitas di bidang teknologi. Perspektif ini menunjukkan bahwa pengembangan diri tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis, tetapi juga melalui imajinasi dan kreativitas.

Prestasi, Pembelajaran, dan Kontribusi Sosial

Selama menjalani pendidikan tinggi, berbagai capaian akademik dan non-akademik diperoleh melalui partisipasi dalam kompetisi nasional maupun kegiatan organisasi. Capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan gagasan dengan evaluasi kritis dari berbagai pihak.

Pada November 2025, Zolla meraih Juara 1 National Website Development Competition dalam ajang ITASE 6.0 yang diselenggarakan oleh Telkom University Purwokerto. Kompetisi tersebut diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Inovasi yang dikembangkan dalam kompetisi ini juga terpilih sebagai solusi berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) terbaik dari 50 tim peserta.

Zolla Perdana Putra Harahap meraih Juara 1 Essay Competition se-IPB University dalam ajang Faculty War 2025. (Foto: Dok.Zolla Perdana Putra Harahap)
info gambar

Zolla Perdana Putra Harahap meraih Juara 1 Essay Competition se-IPB University dalam ajang Faculty War 2025. (Foto: Dok.Zolla Perdana Putra Harahap)


Selain itu, ia juga meraih Juara 1 National Essay Competition pada Kopma Fair Season 10 Universitas Islam Negeri Malang dengan esai bertema “Revolusi Generasi Mahasiswa sebagai Navigator Utama di Era Dominasi AI.” Kompetisi tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Pada tingkat internal kampus, Zolla juga meraih Juara 1 Essay Competition se-IPB University dalam ajang Faculty War 2025. Kompetisi ini mempertemukan peserta dari berbagai fakultas di lingkungan IPB University.

Prestasi lain yang diperoleh adalah Juara 1 National Business Model Canvas Competition pada ajang MaFIA Industry Insight Universitas Brawijaya. Dalam kompetisi yang berbeda, ia juga menjadi finalis National Business Plan Competition The 13th Ambassador of Business Edupreneur Universitas Pendidikan Indonesia, menempati peringkat 16 dari 990 peserta nasional serta memperoleh nominasi Best Creative and Innovative Business Model SDGs

Selain aktivitas kompetisi, keterlibatan dalam organisasi juga menjadi bagian dari proses pengembangan kepemimpinan dan kolaborasi. Zolla menerima Penghargaan Staff Teraktif Biro Prestasi 2024 dari BEM Sekolah Vokasi IPB University sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dalam kegiatan organisasi mahasiswa.

Pada Februari 2026, ia juga terlibat sebagai narasumber dalam International Dialogue Student, sebuah forum diskusi yang mempertemukan mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia. Forum tersebut menghadirkan perwakilan dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya IPB University, Institut Teknologi Bandung, IUQI, Universiti Malaysia Kelantan, Universiti Malaysia Terengganu, dan International Islamic University Malaysia. Diskusi dalam forum tersebut membahas dinamika pendidikan di kedua negara

Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat juga menjadi bagian dari aktivitasnya, termasuk kegiatan edukasi kepada lebih dari 100 siswa di Kabupaten Bogor melalui program volunteer.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Zolla Perdana Putra Harahap dallam edukasi 100 siswa di Kab. Bogor (Foto:Dok Zolla Perdana Putra Harahap)
info gambar

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Zolla Perdana Putra Harahap dallam edukasi 100 siswa di Kab. Bogor (Foto:Dok Zolla Perdana Putra Harahap)


Dari Kegagalan Menuju Inovasi Berbasis Empati

Di balik berbagai capaian tersebut, perjalanan yang dilalui tidak berlangsung tanpa tantangan. Dalam proses mengikuti kompetisi nasional, Zolla pernah mengalami kegagalan secara beruntun hingga 19 kali. Periode tersebut menjadi fase refleksi yang memunculkan berbagai pertanyaan mengenai kemampuan, peluang, serta arah yang ingin dicapai.

Pengalaman tersebut menjadi titik pembelajaran mengenai pentingnya ketahanan mental dalam menghadapi proses panjang menuju keberhasilan. Kegagalan yang terjadi secara berulang mendorong evaluasi terhadap strategi, pendekatan, serta pengembangan kapasitas diri.

Zolla mengakui bahwa salah satu karya yang memiliki dampak penting dalam perjalanannya adalah platform Mauna, yang dikembangkan dalam kompetisi National Website Development Competition. Platform ini dirancang sebagai solusi digital untuk mendukung inklusivitas bagi penyandang disabilitas tunarungu. Dalam proses riset pengembangannya, dilakukan kunjungan ke sekolah luar biasa negeri (SLBN) guna memahami kebutuhan akses informasi bagi penyandang disabilitas.

baca juga

Secara konseptual, Mauna bertujuan mendorong akses informasi yang lebih setara sekaligus meningkatkan literasi bahasa isyarat. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan teknologi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga memerlukan pemahaman terhadap kebutuhan manusia melalui pendekatan berbasis empati.

Perjalanan Zolla Perdana Putra Harahap menunjukkan bahwa prestasi lahir melalui proses panjang yang dipenuhi pembelajaran, ketekunan, dan keberanian menghadapi kegagalan. Pengalaman akademik, kompetisi, serta keterlibatan dalam inovasi teknologi dan kegiatan sosial menggambarkan bagaimana pengembangan diri dapat berjalan seiring dengan upaya memberi kontribusi bagi masyarakat.

Kisah ini juga memperlihatkan bahwa gagasan yang lahir dari ruang belajar dapat berkembang menjadi solusi nyata ketika dipadukan dengan konsistensi, empati, dan komitmen untuk terus belajar.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SH
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.